PART 9
Hari ketiga Kahfi menjalani misi. Kini dia tidak seperti biasanya. Dia begitu cuek kepada siapapun. Semua orang di kampus terkejut melihat sikapnya yang berubah drastis. Michelle berjalan di depannya. Ia langsung memegang tangannya erat sampai-sampai orang berfikir mereka berpelukan.
Kahfi menatap tajamnya tajam “katakan sejujurnya apa yang kau ketahui tentang aku?”
“aku tidak bisa mengatakannya. Tetapi jika kau bawa lonceng ini mungkin ingatanmu bisa kembali!” jawab michelle seraya memberikan lonceng itu kepadanya.
Kahfi mengambil loncengnya dengan tubuh gemetaran. Ia pun melepaskan tangan michelle.
Michelle pun pergi ke kelasnya. Sedangkan dia pulang lagi ke rumahnya. Setelah diberikan lonceng oleh michelle.
“lihat laura kelakuan anak itu. Sudah datang ke kampus malah pulang lagi. Dasar cowok yang aneh”
“mungkin ada yang ketinggalan kali!”ketus natasya seenaknya sambil menuju ke kelas.
“apa kamu cemburu melihat kahfi berduaan dengan michelle tadi?’tanya laura
“akhh. Cemburu kamu bilang. Kenal juga ngak. Ada-ada aja deh laura ini!” sahut natasya sambil mengerutkan keningnya.
Sesampainya di rumah kahfi langsung mengacak-ngacak kamarnya. Ia ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ia mengambil lonceng ditasnya dan membunyikannya perlahan-lahan. Sekejap saja tubuhnya merasa gemetaran. Ia juga merasakan sakit kepala. Akhirnya dia pingsan di kamarnya sendiri.
Flashback masa lalunya Kahfi.
“bunuh dia, sebelum dia memberitahukan rencana kita kepada media!” kata pria yang berjas berwarna hitam sambil memegang tangan kahfi.
Ia dibawa oleh sekelompok orang-orang koruptor ke gudang. Mereka mengikat dan mengunci kahfi dengan sekumpulan lonceng di dalamnya serta dibunyikan. Tubuh kahfi gemetaran juga telinganya terganggu karena bunyi lonceng yang begitu banyak
Saat itu datanglah natasya ke gudang. Ia membuka pintu serta memberhentikan lonceng-lonceng tersebut dengan kode inisial F Z V
“kahfi, kau tidak apa-apa kan? Maafkan atas kelakuan ayahku padamu. Ini semua takkan terjadi bila kau terus-terusan mencari kebenaran!”tutur natasya sambil membuka talinya.
“tidak, tasya ini semua aku lakukan demi menegakkan kebenaran. Aku tak sengaja mendengar semua itu. Tetapi, pencarian aku selama ini benar kenyatannya. Aku tak menduga dia selicik itu. Salah diriku membela beliau. Benar apa yang dikatakan oleh jaksa dengan surat dakwannya waktu di persidangan. Aku harus melakukan sesuatu untuk ini” jawab kahfi masih lemas tak berdaya.
“lakukan apa fi? Apa tentang kebenaran yang selalu kau impikan itu. Kebenaran itu tidak ada dan tidak harus ditegakkan. Kalau pengorbanan yang harus dipertaruhkan. Ini masalah nyawamu fi. Aku tak mau engkau terluka hanya karena kasus ini. Buanglah kasus ini sejauh mungkin dan kembali lagi menjadi seorang pengacara yang baik-baik saja. Nyawamu lebih berharga daripada menegakkan kasus ini. Lagipula kasus bapakku sudah selesai.bukankah kau yang membelanya dipersidangan. Engkau mau pakai bukti apa? Bukankah bukti yang kau keluarkan untuk membela bukan untuk menjerumuskan ayahku ke dalam hukuman.”tegas natasya menatap kahfi tajam sambil menitikkan air matanya.
“tasya, aku akan melawan ayahmu dengan caraku sendiri.”kata kahfi seraya pergi meninggalkan natasya sendirian di gudang.
Natasya pun menangis seraya pergi mengikuti kahfi dari belakang.
Kahfi mengendap-ngendap pergi dari rumah ayahnya tasya dari pagar belakang. Sebelum keluar ia malah menyelamatkan michelle dari tembakan hingga dia terbentur batu besar saat menyelamatkannya.
Buru-buru michelle membawanya ke temapat yang jauh dari rumah natasya. Sedangkan natasya kehilangan jejaknya. Sehingga dia tidak bisa berbicara atau menemuinya lagi. Saking kesalnya ia pun datang menghampiri ayahnya sambil membentak. “ayah, dimana kau sembunyikan kahfi? Apa ayah yang membunuhnya?”
“ya, ayah yang membunuhnya” kata ayahnya sinis
“apa yang engkau sukai darinya. Dia adalah musuh terbesar ayah. Yang tahu rencana ayah sejak dulu apalagi dulu orangtuanya pernah mengancam ayah untuk melaporkan semua ke media. Engkau seharusnya melupakan masa-masa bersamanya sebab ayah tidak setuju bila kau berhubungan dengan pengacara sial itu. Dia pasti akan memutarbalikkan fakta lagi di persidangan dan menarik pembelaannya di persidangan.” tegas ayahnya sambil membawa pil yang disembunyikan dibelakang.
“mengapa semua lelaki yang kusukai adalah musuh ayah. Tidakkah ayah berfikir perasaan tasya selama ini. Rasanya sakit yah. Meninggalkan orang yang dicintai. Aku sudah meninggalkan ian demi ayah. Aku juga sudah meninggalkan nail demi ayah. Haruskah tasya meninggalkan kahfi demi ayah lagi? “
“mungkin ayah yang salah membiarkanmu sendirian disini dan bersama lelaki yang tak harusnya kau cintai. Tasya harus belajar melupakan orang yang dicintai demi profesi ayah!”jawab ayahnya seraya memegang tangan anaknya.
“ya. Profesi ayah yang koruptor. Tasya malu sama ayah. Mengapa tasya harus dilahirkan menjadi keluarga koruptor? Semua orang yang mencintai tasya hilang sama seperti ibu yang meninggalkan tasya disini sendiri. Tasya ingin menikah saja tidak bisa karena ayah yang egois. Ini semua gara-gara ayah. Kenapa ayah tidak membunuh tasya saja?” teriak natasya dengan nada marah.
“ayah, tidak akan membunuh anak semata wayang. Tetapi, ayah akan membuatmu belajar melupakan seseorang yang dicintai”sahut ayahnya mengambil pil anaknya untuk natasya.
Tasya kaget melihat pil yang dibawa ayahnya. Ia mencoba kabur namun sayang ia harus menelan pil itu dengan terpaksa. Selama seminggu ia tak sadarkan diri dan selama itulah ia lupa akan orang yang dicintainnya dulu.
Ibu natasya yang bernama victoria itu melihat semua kejadian yang dilakukan suaminya pada anaknya. Ia merasa makan hati. Bahkan, ia mampir ke rumah anaknya secara sembunyi-sembunyi dan melihat anaknya yang tidak mengingat ibunya bahkan dia mengacuhkannya.
Kahfi dirawat oleh michelle bersama ibunya natasya. 3 tahun kahfi dirawat oleh mereka. Akhirnya dia bisa pulih kembali. Namun, ingatannya hilang begitu saja. Setelah dia sadar . sementara michelle menjauhi kahfi setelah dia tahu kahfi sudah sadarkan diri.
Victoria yang mengetahui hal tersebut memanfaatkannya untuk misi balas dendam kepada suaminya sendiri. Ia membawa kahfi masuk ke dalam pihak kepolisian. Ia terpilih sebagai inteligen kepolisian bersama gilang,ian,dan rara dikarenakan kecerdasannya.
Victoria mempercayai gilang sebagai penjaga kahfi. Agar ia tak semena-mena dalam menjalankan tugasnya. Ia juga memberitahukan kepada gilang tentang siapa kahfi sebenarnya dan menyuruh gilang agar menjaga rahasia itu sampai kapanpun.
No comments:
Post a Comment