Tuesday, April 30, 2019

Catatan Kecil

Catatan 26-28 April 2019


Ketika menjadi panitia youth leadership training ini aku mengambil sebuah hikmah yang saat itu aku sedih dikarenakan pesertanya sedikit dengan banyak orang yang berhalangan hadir. Namun, saat itu juga aku bahagia walaupun sedikit aku mendoakannya agar menjadi orang-orang yang berkualitas dan mengena di hatinya untuk terjun di dunia dakwah ini.

Lalu, aku terharu sekali saat aku bisa menjalankan perjalanan di hutan itu. Duh, aku takut kesana-sini sendiri. Namun, disana aku belajar mandiri untuk tidak lagi takut. Aku inget saat perkataan Allah bersama kamu dimana kamu berada. Perkataan yang aku dengar itu menjadi keberanian diriku.

Saat mereka belajar aksi dengan banyak karakteristik pribadi orang-orang. Disana aku belajar dengan banyaknya perbedaan karakter. Semuanya saling melengkapi. Ada yang berbicara, ada yang mendengarkan, ada yang julid, ada yang diam saja, ada yang tegas, dan lain-lain. Semuanya kombinasi dan aku kagum melihatnya. Mungkin inilah cara kenapa Allah membuat banyak perbedaan.

Sunday, April 28, 2019

Perekat Jiwa Asmara Part 23

Sementara itu,  raisa sedang asyik mengobrol dengan rio di cafe miami.  Rio mengeluarkan semua kata rayuan mautnya untuk terus memikat hati raisa. "meski aku baru mengenalmu tapi aku merasa sudah mengenalmu sejak lama. " ungkap rio.  Apakah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama aku sungguh sangat tertarik padamu.  Izinkan aku untuk lebih dalam mengenalmu.  Ungkapnya lagi.  "aku sama sekali tak tertarik padamu. Jadi,  jangan pernah mencoba mengenalku lebih dalam.  Lagipula aku sudah memiliki suami kecuali kau dapat merebutku dari suamiku. " candanya dengan tertawa ringkas

Kau pasti bergurau iya kan.  Merasa tak percaya dengan ucapan raisa. Raisa hanya diam seolah mengiyakan pertanyaannya "What" rio terkejut bukan kepalang.  "bagaimana dengan perasaanku raissa aku sudah terlanjur menyukaimu." tuturnya kecewa.  Ya mau bagaimana lagi selain melupakan atau membuang perasaan itu jauh jauh. " raisa menyarankan.  "appa kau mencintainya? " tanya rio Tib tibA mengungkit perasaannya. Raisa tersedak saat ia meminum setelah mendengar pertanyaan yg dilontarkan kpdanya

Tuesday, April 23, 2019

Untukmu, Anak Majelis



"Anak Majlis" panggilan yang sekarang menjadi primadona
Bangga rasanya jika disebut "Anak Majlis"
"Anak Majlis" mantu idaman, katanyaa...

Yes! Beberapa hal di atas memang betul adanya. Tapi ingat menjadi anak majlis bukan untuk menterkenalkan dirimu, melainkan untuk mengajak orang semakin mengenal Allah.

Menjadi anak majlis, bukan untuk memamerkan dirimu, melainkan untuk memamerkan syiar Nabi Muhammad saw.

Menjadi anak majlis, bukan untuk berbangga diri, melainkan untuk berbesar hati

Resapi ungkapan ini :"seiring jembatan didadamu, terdapat tanggung jawab di pundakmu"
Yap, anak majlis adalah jembatan yang paling membanggakan

Rasanya semua mata tertuju padamu
Mau tidak mau kamu lah yang membawa panji panji dakwah Rosul Muhammad saw
Mau tidak mau kamulah yang mewakili agama dan aqidah ini
Mau tidak mau kamulah yang dijadikan.

Jangan sia siakan amanah itu
Jangan gagal mengemban tugas itu
Jangan kecewakan nabimu
Bersholawatlah dengan gembira. Angkatlah tanganmu, raih syafaat nabimu, bersemangatlah mengayuh sepedamu.

Duduklah ditempat terdepan, bukan untuk terlihat oleh si dia, melainkan menunjukan kesungguhan tekad
Dengarkan mauidzoh hasanah, jangan asik ngobrol sana sini
Jadilah gila sholawat. Bukan bersholawat tengan gila. Semua ada aturan mainnya

Jadikan sosmed mu sebagai pedang membela para guru
Bukan sebagai ajang upload foto foto manyun
Bungkamlah orang yang tidak suka sholawatan dengan ketaqwaanmu. Bungkanlah orang dengan akhlaq dan tatakrama mu

Akhirnya, 
Perbaiki niat, perbaiki akhlaq, dan jadilah umat kebanggaan kanjeng Rosul Muhammad Saw๐Ÿ˜Š
[13/4 19.49] +62 823-6122-3381: *Teruntuk diriku...
๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š
:: NASEHAT INDAH USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS ::*

▪ Jangan berharap kepada manusia, karena engkau akan kecewa. Berharaplah kepada Allah, niscaya engkau tidak akan pernah kecewa.

▪ Manusia yang mulia adalah yang dia bangun di sepertiga malam terakhir, kemudian meminta kepada Allah. 

▪ Jangan lewatkan waktumu untuk berbuat maksiat, karena engkau tak tahu kapan ajalmu akan menjemput. Sehingga kematianmu menjadi su'ul khothimah.

▪ Hidupmu di dunia ibarat satu hari atau setengah hari dibandingkan kehidupanmu di akhirat kelak, persiapkanlah bekalmu, dan sebaik-baik bekal adalah taqwa. 

▪Infakkanlah hartamu. Karena penyimpanan harta yang sesungguhnya adalah yang akan engkau bawa sampai mati, bukan yang engkau simpan untuk duniamu. 

▪ Jangan engkau tunda pekerjaan pagimu untuk sore harimu, niscaya banyak pekerjaan yang akan engkau selesaikan. 

▪ Aturlah waktumu sebaik mungkin, kapan mengurus pekerjaan rumah tanggamu, kapan engkau membaca Al-Qur'an, kapan engkau membaca buku yang bermanfaat dan pekerjaan lainnya. 

▪ Orang yang tertipu adalah orang yang tidak dapat memanfaatkan waktu luangnya padahal dia dalam kondisi sehat.

▪ Sesungguhnya setelah waktu luang akan ada waktu sibuk, setelah sehat akan ada masa sakit. Manfaatkanlah masa sehatmu dan waktu luangmu sebaik mungkin. 

▪ Sesungguhnya masa sakitmu dibandingkan masa sehatmu lebih banyak waktu sehatmu. Coba ingat berapa lama kamu sakit? Seminggu? Sebulan? Setahun? Bandingkan dengan masa sehatmu! Bersyukurlah 

▪ Janganlah engkau merasa aman dari perbuatan maksiat yang engkau lakukan secara diam-diam. Jika istri, suami atau orang lain tak ada yang mengetahui, akan tetapi Allah mengetahui perbuatanmu. Dan kelak perbuatanmu akan dipertanggungjawabkan. 

▪ Apabila perbuatan maksiat sudah engkau lakukan, menyesallah! Bertobatlah! Bertaubat dengan sebaik-baik taubat. Janganlah engkau ulangi. Tegakkanlah sholat niscaya akan menghapusnya. Berbuat baiklah kepada orangtuamu niscaya akan menghapus dosa-dosamu.

▪ Berdo'alah. Sesungguhnya do'a yang paling banyak diiucapkan Nabi -Shalalallahu 'alaihi wa sallam- adalah 
ูŠَุง ู…ُู‚َู„ِّุจَ ุงู„ْู‚ُู„ُูˆุจِ ุซَุจِّุชْ ู‚َู„ْุจِู‰ ุนَู„َู‰ ุฏِูŠู†ِูƒَ
_“Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik”_ (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”

▪ Jangan engkau tinggalkan setelah sholat shubuh sebuah do'a 
ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฅِู†ِّู‰ ุฃَุณْุฃَู„ُูƒَ ุนِู„ْู…ًุง ู†َุงูِุนًุง ูˆَุฑِุฒْู‚ًุง ุทَูŠِّุจًุง ูˆَุนَู…َู„ุงً ู…ُุชَู‚َุจَّู„ุงً
_“Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a wa rizqon thoyyibaa wa ‘amalan mutaqobbalaa”_ (Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima)

▪ Bacalah dzikir pagi dan sore, dia hanya meminta waktumu 10 menit. Kau bisa melakukan disela-sela aktivitasmu. 

▪ Bacalah buku yang bermanfaat. Karena ia dapat menghantarkanmu kepada kebaikan. Bacalah buku 4 jam dalam sehari. 

▪ Manusia yang paling utama adalah yang baik akhlaknya. Dan manusia yang paling cerdas adalah yang selalu mengingat mati dan mempersiapkan bekal menghadapi kehidupan setelah kematian. 

▪ Janganlah engkau panjang angan-angan untuk kehidupan duniamu. Ketika usahamu telah mencukupi kebutuhan hidupmu, tak usah engkau tambahkan beban hidupmu dengan berutang untuk memperluas usahamu. Karena bisa jadi engkau akan mati meninggalkan hutang dan sesungguhnya Nabi -Shalallahu 'alaihi wa sallam- tak bersedia mensholati jenazah orang yang mati meninggalkan hutang. 

▪ Dapat engkau melakukan hal-hal mubah seperti menjaga kesehatan badanmu, akan tetapi janganlah hal tersebut membuatmu lupa menjaga kesehatan hatimu

▪ Berikan rasa cintamu untuk orang-orang shalih, bukan untuk orang-orang kafir. 

▪ Maafkanlah orang yang telah menyakiti hatimu.

------------------------
Disadur dari kajian dan buku ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Tentang  “Waktumu dihabiskan untuk apa???” dan “Dunia Lebih Jelek Dari Bangkai Kambing”. Mudah2an Nasehat ini Bermanfaat dan Menjadi Renungan bagi Kehidupan kita. BaarokAllahu fiikum.

Kemenangan Hakiki

Kemenangan Yang Hakiki & Yang Dekat

Sebagian kita mungkin sudah terlalu jenuh dengan angka, persentase, dan berita dengan update per detik pasca pilpres ini, sebagian menyenangkan, sebagian tidak

Disitulah letak ujian, dan kita harus tahu bahwa kita di-grading berdasarkan bagaimana respons kita saat menghadapi sesuatu yang tak kita sukai

Saat ini saya hanya ingin menyegarkan kembali pemahaman kita, back to basic, yaitu: "Bila kita benar-benar berjuang di jalan Allah, kita pasti menang", begitu

Apapun keadaannya, apapun hasilnya, kita harus yakin, inilah bentuk kemenangan yang Allah sudah janjikan, sebab tak ada kata kalah dalam dakwah

Kekalahan itu adalah, bila ummat jauh dari Allah, bila ummat berharap pada selain Allah. Tapi lihat saat ini, betapa ummat sudah banyak berubah

Lihat betapa jauh kesadaran ummat sudah berubah, mereka lebih mencintai Islam, lebih dekat pada ulama, lebih kenal dengan Allah dan Rasul-Nya

Meski perjalanan masih panjang, tapi coba kita bandingkan dengan dakwah 10 tahun yang lalu. Maka inilah kemenangan dekat sebelum kemenangan hakiki

Allah turunkan ayat pertama surah Al-Fath, "Sungguh kami telah menangkan kamu dengan kemenangan nyata", justru saat kaum Muslim merasa kalah

Yakin pada ketetapan Allah, apapun hasilnya. Allah lebih tahu bagaimana setting kemenangan yang paling keren. Seperti kisah Nabi Musa, Nabi Yusuf dan Nabi Muhammad

Karenanya, mari syukuri kemenangan hakiki yang sudah Allah berikan pada ummat Islam di Indonesia, berupa ukhuwah dan kedekatan pada-Nya

Sebelum Allah berikan kemenangan yang dekat, kemenangan yang sudah kita nanti. Sebab perjuangan karena Allah, takkan mungkin nihil hasil

#kemenangan #syukur #sabar #yakin

Perekat Jiwa Asmara Part 22

Dan menggunakan topi berwarna merah. Saat si pria itu menyodorkan uang kepada penjual yg memberikannya kotak yang sama persis dani melihat ada sesuatu yang tampak tak asing saat melihat gambar tato bunga plum di pergelangan tangan kiri si pria.

"sebentar sebentar sepertinya saya pernah melihat tato itu,  taapi dimana ya? " dani berusaha mengingatnya. Kembali disaat dani melihat seorang wanita yang memberikan sebuah amplop berwarna coklat disudut kiri amplop terlihat ada gambar 3 hati

 Ia tak tau siapa dan apa maksudnya menukar kotak hadiah yg ingin kuberikan untuk raisa.  Ia pun mencari tau identitas pria itu melalui wanita yang waktu itu bertahap muka langsung dengannya kebetulan ia mengingat wajah si wanita tersebut yang adalah salah satu mahasiswi di kampusnya.

Goresan Pena Part 24

Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...