Friday, September 28, 2018

Nikmatnya Ujian



Nikmatnya Ujian



Apa yang kalian inginkan
Belum tentu Allah meridhainya
Kalaupun Allah telah ridha
Rabb akan menundanya untuk menguji kalian
Menguji sampai mana ketakwaan kalian
Menguji sampai mana keimanan kalian teruji
Bersyukurlah
Teruslah bersyukur
Hingga Allah ridha berjumpa dengan kita
Yakinlah
Sebagaimana Allah mendatangkan rezeki yang tidak diduga-duga
Ridha atau tidaknya bagi kalian
Tetap saja harus disyukuri
Karena semua itu sudah dikehendaki
Oleh sang maha pencipta
Allah akan memberi apa yang kita butuhkan
Bukan apa yang kita inginkan
Berbaik sangkalah kepada Allah
Karena mungkin inilah yang terbaik
Yang Allah pilihkan untuk kalian

Thursday, September 27, 2018

Melalui Semangat Ala Rasulullah SAW


Melalui Semangat Ala Rasulullah SAW




Kau tahu
Sahabatku yang semoga seikhwah
Aku ingin ceritakan padamu
Ketika rasulullah berperang melawan musuh
Dengan gagahnya beliau maju di barisan paling depan
Saat itu
Adalah perang hunain
Ketika orang-orang yang telah berbaiat
Pergi meninggalkan rasulullah SAW
Hanya sahabat-sahabatnya saja yang berada di sampingnya
Dengan gagah beliau berkuda sambil menyebut namanya
Untuk apa semua itu?
Untuk penyemangat sahabat-sahabatnya
Walaupun telah ditinggalkan orang-orang yang berbaiat
Karena beliau yakin
Allah always be with you..
Semangat berjuang karena lillah
Nasihatiku ketika aku salah
Nasihatiku ketika aku berbuat apa yang dilarang oleh Allah
Karena kesalahan tidak luput dari diri kita
Hingga kita berjumpa dalam naungannya Allah

Aku Hanyalah Hamba, Allah Tidak Akan Mengecewakanku

Aku Hanyalah Hamba, Allah Tidak Akan Mengecewakanku




Melalui goresan pena yang kutulis
Hanya secercah harapan yang kumiliki
Bersambung demi mencapai kesempurnaan
Entah berapa lama Indonesia kembali jaya
Entah berapa lama ketauhidan Indonesia meningkat
Entah berapa lama kekokohan akan terjalin
Yang membuatku bertahan hingga kini
Bukanlah makhluk bukanlah jin
Allahlah yang membuatku bertahan hingga detik-detik ini
Lelah memang sakit memang
Tapi..
Allah menghiburku kembali dalam Al-qur'an
firman-firmannya yang membuatku bangkit lagi
kisah sirah nabawiyahnya yang membuatku bangkit
Semangat sejarah terdahulu yang membuatku tersadar
Hingga aku tidak tahu
Sampai mana diriku akan berjuang

Intisari Kehidupan

Intisari Kehidupan 





Keyakinan yang engkau miliki, jalan panjang yang engkau tempuh selarut selama ini,
getir yang engkau derita, segala itu dapat engkau pakai untuk merumuskan bagaimana
lagi perjuangan Umat Islam ke depan — setelah ini.
Emtah berapa lagi jatah umat engkau yang masih tinggal, kita tak tahu.
Tahukah engkau, pekerjaan besar ini tidak akan selesai di tangan engkau?
Sejarah berjalan terus, lampau dan datang, kini dan nanti.
Tahukah engkau, bahawa dibelakang kalimat sejarah itu belum ada titik?
Amanat perjuangan itu kini jatuh ke tangan kaum yang lemah Dhu’af a dan Fuqara;
tenaga lemah dan dana tak ada.
Di tangan kaum yang lemah itu tersimpan kekuatan Umat ini. Rahasia kejayaan dan
kemenangan, bulat seluruhnya dalam genggaman mereka.
Innama tunsyaruna wa turzaquna bidlu ‘afaikum! (Hadis).
Kamu akan mendapat kemenangan hanya dengan bantuan kaum yang lemah di antara
kamu.
Bimbinglah tangan Umat ini kembali, bawa mereka ke jalan yang benar!
Jangan dibiarkan Umat ini ditelan kesepian; jangan dibiarkan Umat ini ditakuti oleh
hantu-kesangsian, tanpa pimpinan.
Hidupkan terus api idealisme dan kembangkan sentiasa optimisma dan enthousiasme.
Sinarkan apatisme dan fatalisme, lenyapkan defaitisme, menyerah kepada keadaan
atau menjadi budak dan kenyataan!
Denyutkan kembali jantung Umat ini!
Tegakkan
‘Aqidah Islamiah dalam dada Umat, subur kan “Ibadah!”
Susun Umat ini dalam pola Jama’ah menurut tauladan Sunnah, akhini Firqah!
Jama’ah adalah kekuatan dan kesatuan; Firqah adalah kelemahan, remuk dan
kehancuran.
Hamparkan kembali tikar Ukhwah Islamiah dan Ukhwah Imaniyah di kalangan Umat
Islam ini, tanamkan Mahabbah dan Marhamah!

Usrah- Hasan Al-Banna

Permohonan Seorang Hamba

Permohonan Seorang Hamba
Oleh: Neneng Yuni




Ya allah bantu hamba melunasi hutang-hutang
Jangan biarkan hamba hidup dengan banyak hutang
Jangan biarkan hamba berhenti
Menimba ilmu untuk menyongsong masa depan
Jangan biarkan hamba berhenti untuk berada di lingkungan yang terbaik
Di lingkungan sebaik-baik tempat
Sebaik-baik menebarkan manfaat
Untuk lebih banyak berkhidmat
Bukan untuk aku saja tapi untuk umat
Jangan biarkan hamba berhenti
Dari banyaknya amanah
Jangan biarkan hamba berhenti
Untuk kabur dari masalah
Jangan biarkan hamba berhenti
Melakukan yang terbaik untuk kebaikan islam
Ya allah berikan hamba kekayaan
Kekayaan yang mencukupi
Untuk melunasi hutang
Untuk mendonasikannya demi islam
Untuk menunaikan janji hamba dalam menaikkan haji
Untuk memberikan tempat bagi yang tidak bermodal
Untuk memberikan pengabdian sebaik-baiknya
Demi dibangkitkan karena allah dalam surah saba
Ya allah hamba tahu engkaulah segala penolong dan pemilik kekayaan
Bantulah hamba untuk menegakkan islam secara kaffah
Memang hamba bukan nabi ataupun rasul
Hamba bukanlah seorang umat yang istiqomah sejati
Hamba bukanlah orang yang tidak memiliki kesalahan
Tetapi hamba ingin menjadi bagian dari penolong islam sejati
Bukan untuk dipuji melainkan penyerahan diri hamba
Karena hamba hidup bukan untuk manusia 
Yang seringkali mengecewakan
Namun menjadi hamba yang hidup karena Allah

Menuju Surga Tak Terbatas



Menuju Surga Tak Terbatas
Oleh: Neneng Yuni


Tidak semua yang kaya mampu membeli cinta
Namun….
Dengan cinta kita memiliki kekayaan rasa.
Tidak semua yang kaya memiliki keindahan
Juga bukan pula keindahan yang menjadi patokan
Melainkan kenangan yang tak terlupakan
Karena ingatan
Akan menjadi sebuah pesan
Pesan yang bermakna hiasan
Kita adalah sosok insan
Yang tidak pernah kenyang atau bosan
Ketika melihat hal yang terbarukan
Melukiskan sebuah rancangan perpisahan
Akan terasa menyakitkan bila kau hidupkan
Jadilah insan yang memberi ketenangan dan menyejukkan
Bukan insan yang sering kerasukan
Bukan karena Lelah untuk diperjuangkan
Tapi berjuanglah untuk hal yang melelahkan
Ketahuilah ukhuwah
Mereka mungkin senang dengan apa yang kau datangkan
Namun……….
Itulah hal yang harus dikesampingkan
Karena kita bukan mencari penilaian orang
Melainkan mencari keridhoan
Semakin menarik semakin tak terpotret
Apa yang dibawa dan apa yang kita bawa
Banyaknya aktivitas yang tersirat
Namun……….
Aktivitas itu tidak mendapatkan makna terkai
Akan kehidupan akhirat
Janganlah menjadi pajangan
Namun menjadi sambungan fikiran
Jadilah orang yang terbiasa dengan biasa
Biasa dalam hal istimewa
Karena kita hidup
Bukan dasar dari pemikiran
Namun renungan yang mengakar kedalam
Hingga ke titik ujung terakhir
Untuk menyampaikan hal yang mutakhir
Yang mengubah haluan
Yang menjadikan diri agar pantang dalam kesia-siaan

Monday, September 24, 2018

Bertahanlah Wahai Muslimah

Bertahanlah Wahai Muslimah

aku ingin ceritakan kepadamu.
mengenai muslimah yang tangguh melawan musuh
ketika tantangan banyak menghadang
terlihat lemah namun kuat
dia seorang temanku yang bercadar
ketika itu sedang beradu games
mengenai simulasi perang badar
dan kau tahu apa yang terjadi?
dia mampu melawannya
bertahan hingga berakhinya peperangan
merebut panji di tempat musuh lawan
hingga bersorak sorai akan arti kemenangan
banyak temanku yang syahid termasuk aku sendiri
dalam simulasi perang badar itu
aku terkesima
melihat ketangkasan dan kegigihan dari pemimpin muslimah itu
karena temanku, aku berpikir
muslimah bisa melakukan hal lebih ekstrim sekalipun
walapun berpakaian syar'i
tetaplah bertahan wahai muslimah...

Friday, September 21, 2018

Suratku Untukmu Sahabat Ukhuwah

Suratku Untukmu Sahabat Ukhuwah



Biarpun banyak pilihan di dunia ini
Tapi tetaplah satu tujuanku
Andaikan banyak orang yang berprestasi
Yang membanggakan dari setiap kehidupan
Namun...
Tetaplah Allah tujuanku
Tak seorangpun yang dapat mengantarkan aku
Untuk pergi menjauh dari Sang Pencipta
Karena Allah ada;ah pusaka waris yang berharga
Dalam Kehidupan yang krisis
Walaupun memegang syariatnya
Seperti tangan yang memegang api
Di mata manusia terlihat rendah
Namun..
Di mata Allah
Ketakwaanlah yang lebih berharga
Sahabatku semua
Semoga selalu dalam ikatan ukhuwah
Semoga selalu diberikan hidayah
Tak peduli bila engkau menghadapi masalah
Karena engkau harus menjadi pribadi sholeh dan sholeha
Sahabatku...
Kita disini bukan saling menjelekkan atau melebihkan
Namun menjadi pembina hati yang bukan terampil dalam pasal
Bukan juga terampil dalam hal orasi maupun kemampuan lainnya
Tetapi juga sebagai intelektual yang tak pernah pudar
Yang selalu menyinari dunia ini
Dengan cahaya berketuhanan
Cahaya yang dapat merubah keadaan
Karena diluar sana masih berharap
Akan adanya pejuang yang bisa menyongsong masa depan
Perubahan itu akan selalu ada
Bila engkau mau bersama dan menghilangkan rasa kotor hati
Karena...
Tiada perubahan tanpa melangkahkan
Tiada keabadian tanpa pengorbanan
Tiada percobaan tanpa mengistiqomahkan
Sahabatku..
Nasihatilah aku dikala aku berbuat menyimpang
dikala aku lupa akan sebuah hijrah
dikala aku lupa untuk mengistiqomahkan
Mengimplementasikan jauh lebih hebat dibanding hanya sekedar mewujudkan
Mengimplementasikan dalam kebersamaan dan keberagaman
Jauh lebih memperkaya sebuah pengalaman
Sahabatku..
Aku bukanlah aku lagi
Kamu bukanlah kamu lagi
Karena kamu telah menjadi kita
Kita dalam ikatan jamaah yang diridhai Allah

Thursday, September 20, 2018

Percayalah Akan Kekuatan Bersyukur

Percayalah Akan Kekuatan Bersyukur

Hati aku tak karuan
Entah ditelan oleh buih udara atau apa
Aku tidak tahu soal itu
Tempat bersandingku hanyalah allah
Ketika semua menjauh
Hanya allah yang mengerti perasaanku
Entah apa ini?
Makhluk yang kita segani
Pergi seperti lalat dan tak kembali
Makhluk yang kau cintai
Menjadi musuh yang abadi
Engkau tahu kenapa?
Engkau terlalu bergantung selain allah
Tidakkah engkau sadari
Mereka dibalikkan hatinya oleh allah
Untuk menyayangimu ketika engkau kesulitan
Itu semua pertolongan dari allah
Engkau tahu kenapa?
Ketika hati terasa sempit dan melanda diri
Karena engkau lupa
Semua musibah datangnya dari allah
Allah yang akan menyelesaikan masalahmu
Selama engkau masih percaya akan kemenangan
Kemenangan sudah kian mendekat
Tetaplah teguh dan pantang mengeluh
Walau bumi ini bergoncang sekalipun
Engkau harus berdiri tegak
Memegang sebuah prinsip
Untuk menjunjung kalimatullah
Di hati sanubari serta tindakan sehari-hari
Terlalu banyak yang engkau cemaskan
Maka semakin gelisah dirimu
Bersikap biasalah terhadap setiap keadaan
Allah tahu mana yang terbaik bagi dirimu
Luruskanlah niatmu dan jangan lupa
Akan hati itu perlu dicas
Dicas dalam lingkup kebaikan
Agar kau tidak lengah terhadap cobaan
Allah tahu seberapa kuatnya dirimu
Dirimu dapat menanggung semua ini
Dengan sekejap saja dengan syukuri
Syukurilah
Karena dengan bersyukur
Insya allah akan dikuatkan dan dimudahkan
Ketika engkau melangkah dalam proses hijrah
Maupun melangkahkan dalam keistiqomahan
Percayalah
Akan semua yang telah dijanjikan
Dalam wahyu allah
Allah tak akan mengecewakan dirimu
Sampai kapanpun itu
Hanya makhluklah yang akan mengecewakan dirimu
Karena mereka hanya ciptaan dari allah
Yang menghamba seperti dirimu

Renungan Pembakar Emosi


Renungan Pembakar Emosi
oleh : Neneng Yuni

Ketika bermunajat kepada allah
Kapan engkau tidak ada?
Ketika Allah selalu ada didekatmu
Namun ...
Engkau berpaling dari kebenaran
Dimana letak perlunya?
Apa ketika kau butuh saja?
Apa kau tidak ingin mengenal Allah lebih lama?
Bagaimana engkau membuktikan keberadaannya?
Sedangkan engkau sendiri masih kaku
Kaku untuk berkata benar
Kaku untuk berhijrah
Kaku untuk beristiqomah

Ketika Bukti sudah ada di depan mata
Namun..
Engkau masih saja tidak percaya dengan Allah
Engakau masih saja memperdebatkan soal ini dan itu
Bahkan..
Engkau lebih tahu dan lebih paham ilmu
Namun...
Hatimu sudah digelapkan untuk berperilaku
Seperti orang-orang yang kurang akal
Menganggap engkau lebih tahu segalanya
Bahkan hingga meremehkan orang lain
Percaya berita yang belum tahu benar atau tidaknya

Mengapa?
Mengapa engkau tidak buktikan dengan pengalaman
Mengapa engkau tidak minta untuk dibimbing
Agar engkau tidak tersesat lebih jauh
Saudaraku...
Aku sayang kalian
Makanya Aku berkata demikian
Agar kalian bisa berpikir dengan mata jernih
Bukan dengan emosi maupun diskriminasi
Agar kalian sadar
Bahwasannya kehidupan hanya halusinasi
Yang menggelapkan jiwa dan membenarkan maksiat



Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...