Ketika kebutuhan sehari-hari diganti oleh mesin, serba elektronik dan serba instan, pola kehidupan kita berubah dari manual yang membutuhkan tenaga manusia berubah menjadi elektronik atau automasi yang memaksa kita untuk berubah. Sehingga menuntut generasi produktif saat ini menjadi lebih aktif, kreatif inovatif dan mampu beradaptasi dengan perubahan yang disebabkan oleh teknologi.
Sampai sejauh ini, kebayangkan ya, kalau kita menghadapi masa dimana pertemuan teknologi yang mengharuskan manusianya bergerak aktif
*Dampak Teknologi*
Penggunaan teknologi internet tidak selalu berdampak pada hal positif, banyak juga kasus terkait dengan penggunaan internet seperti : kecanduan game, kecanduan internet, kasus pornografi, cyber bullying dll.
Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan ?
*Ada beberapa poin yang bisa milenial miliki untuk menghadapi persaiangan yang ketat di era industrial 4.0 yaitu :* Kebutuhan tinggi terhadap bahasa, pengetahuan yang luas, spesialisasi bidang keilmuan, memiliki soft skill yang tidak bisa digantikan oleh mesin / teknologi seperti : kemampuan menyelesaikan masalah kompleks, berpikir kritis,kreatifitas,manajemen manusia, emosional intelligent, menilai dan membuat keputusan, service orientation, negosiasi.
fokusnya meningkatkan soft skill yang tidak dimiliki oleh robot atau teknologi
*Siapa sih muslimah itu?*
Muslimah adalah seorang perempuan yang islam, maka ia disebut sebagai muslimah. Seorang muslimah memiliki hak dan kewajiban yang ditunaikannya, apakah itu ketika menjadi anak, istri atau sebagai seorang ibu. Seorang muslimah juga seorang perempuan biasa, ia bisa terluka dan tersakiti, tapi tegaknnya suatu negara itu dilihat dari perempuan yang ada pada negara tersebut
Pernah dengan kalimat“perempuan adalah pilar suatu bangsa, jika baik perempuannya maka baik pula lah bangsa tersebut, jika rusak perempuan suatu bangsa, maka rusak pulalah bangsa tersebut” jika seseorang ingin merusak suatu negara, tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk membeli misil peluru, ia cukup merusak perempuannya makan negara tersebut bisa rusak dengan sendirinya.
Kak izin bertanya, sebagai generasi milenial tentunya banyak yang harus kita perangi, baik dari diri kita sendiri maupun dari luar. Bagaimana cara agar kita tidak "baperan" dalam suatu tindakan? Bukan baper karena asmara tapi dalam hal kegiatan contohnya.
Kalau sebelum kita bahas tentang baperan ya,
Baiknya kita sama persepsi dulu ni..
apa sih baperan itu?
Bawa perasaan uni..
Oke sip..
Pertanyaan selanjutnya
Apakah baperan itu buruk?
Kalau sejauh yg uni pelajari dan pahami, baperan itu ada baik dan ada buruknya..
Sebagai seorang perempuan, kita di beri perasaan yg lebih dibandingkan akalnya
Kenapa?
Karna kelak perempuan akan menjadi ibu yang akan mengasuh dan membesarkan anak2nya..
sangat dibutuhkan perasaan yg tigggi untuk memahami kebutuhan bayi yg belum berbicara ketika butuh sesuatu
Tapi karna perasaan yg berlebih juga membuat perempuan kadang curigaan dengan niat orang lain, atau menafsirkan sendiri lebih jauh maksud tindakan orang lain
Bagaimana cara mengurasi baperan?
Biasakan mengkonfirmasi lagi maksud atau tujuan lawan bicara
"Maaf, maksud kamu begini ya? "
Jadi ketika salah tankap, kita ga bawa masalah ke rumah
Menjadi perempuan itu seperti satu paket, kita tidak bisa beli kelebihan tanpa menerima kekurangannya..
Bersyukurlah akhwat diberikan perasaan yg berlebih oleh Allah
Karna tidak ada yg diciptakan allah sia sia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh uni. Perkenalkan nama Agista, fakultas hukum unand. Ingin bertanya uni, sebagai generasi milenial dimana sangat akrab dgn teknologi, khususnya media sosial. Nah menurut uni, apa sajakah batasan batasan seorang muslimah dalam menggunakan teknologi? Dan apakah ada larangan bagi muslimah membuat video sebagai ladang dakwah nya ?
Sebagai gen muda, banyak hal yang kreatif kita lakukan
Tapi merasa takut,
Boleh ga ya kalau A ?
Boleh ga ya kalau B ?
Pernah ga ngalaminnya?
Dulu uni juga pernah mengalami hal yg sama..
Kalau kita bahas tentang batasanya sampai mana..
Lebih baik kita pahami dulu, what muslimah Do's and Don't's
Dalam islam ada hal yg tetap sampai akhir zaman dan ada hal2 yg bisa berubah..
Nah kalau bahas ini bisa panjang sampai bahas ke fiqh

Menggunakan teknologi itu boleh2 aja,
Dalam agama kita dilarang jika melakukan secara berlebihan, dan memperhatikan syariatnya
Jika menggunakan teknologi untuk berdakwah sangat bagus sekali..
Dengan mempertimbangkan adab-adab
Misal : jika seorang muslimah membuat video dengan mempertimbangkan "apakah tidak akan menimbulkan fitnah bagi si muslimah tsb?"
Untuk hal ini banyak org yg berbeda pendapat, ada yg membolehkan muslimah berkarya di depan layar dan melarang muslimah berkarya di depan layar
Dizaman serta digital ini, kemajuan teknologi tidak bisa tidak harus dihadapi,
Disinilah muslimah berperan agar teknologi bisa bermanfaat, bukan saja menjadi konsumer pasif
mau bertanya, bagaimana sikap kita sebagai muslimah dijaman ini, karnakan dijaman milenial kita dituntut untuk aktif, kalo tidak kita akan terus ketinggalan dengan jaman yg terus berkembang dan maju, kita juga punyak bakat yg secara tidak langsung ingin kita tunjukkan, sedangkan marwah kita sebagai wanita adalah diam dirumah bagaimana kita bersikap tentang hal ini kak...?
Kalau dizaman sekarang, muslimah dituntut untuk aktif dan kreatif
Dengan tidak lupa menyisipkan pesan pesan dakwah khas muslimah
Apakah bertentangan dengan marwah wanita?
Agar tidak salah tangkap, yg uni pahami ttg marwah adalah martabat
Apakah kodrat wanita diam didalam rumah?
Fitrahnya seorang perempuan itu didalam rumah..
Lalu apakah ketika muslimah keluar rumah lantas menjadi salah?
Sebelum kita lanjut sedikit,
Premis 1 : Generasi terbaik umat ini adalah para sahabat, kemudian para tabi'in kemudian tabi' tabi'in dst
Premis 2 : Bangsa yang kuat adalah bangsa yg mengenal sejarah bangsanya sendiri
Kesimpulan :
Jika kita ragu dan bimbang, mari kita istirahat sejenak dan buka kembali sirah nabi dan sirah para shahabiyah
Apakah para sahabiyah tidak berperan aktif menyampaikan dakwah islam ini?
Contoh : bunda aisyah adalah seorang perawi hadist, banyak termasuk yg banyak..
*bahkan
Lalu bunda khadijah..
Beliau adalah seorang entrepreneur..
Para shahabiyah yang kita kenal sampai saat ini mereka berkarya dengan caranya sendiri..
Karna setiap kita punya kelebihan masing2 yang bisa maksimalkan dalam berdakwah

Kalau kata ust salim a fillah
Ketika kita semangat untuk hijrah
Yang diperbanyak itu baca sirah
Kenapa? Karna kita bisa dapat role mode..
Oh saya mirip shahabiyah ini ni!
Ternyata orang seperti saya diterima dalam lingkup islam

*Fenomena Muslimah Era Digital*
Mudahnya akses mendapatkan informasi membuat kita muslimah mendapatkan pengetahuan dan informasi, namun kemudahan tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan berubah menjadi kejahatan. Seperti maraknya kasus pemerkosaan oleh yang tidak dikenal tapi bertemu di Sosial Media (Sosmed), kasus penguntitan, pembunuhan karna rasa cemburu yang berlebihan, dan tidak sedikit pula kasus hamil diluar nikah.
Cara Mengatasi kejahatan*
Saya percaya bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati, dan dalam ajaran agama islam, kita juga lebih sering disuruh menjauhi sebelum terjadi kejadian yang tidak kita inginkan. Menjadi muslimah milenial harus pintar dan cermat, hanya karna hidup menjadi lebih mudah bukan berarti kita memudah-mudahkan urusan kita, karna pada dasarnya hidup itu caranya yg berubah sesuai zaman, bukan nilai ajarannya yg berubah.
: *Membentengi Diri dengan Agama*
Jika kita berbicara tentang agama, yang mana sih yang bisa disebut dengan agama? Apakah dilihat dari shalatnya muslimah saja? Atau dari ibadah puasanya saja? Atau dari seberapa sering ia pergi haji dan umrah?. Menurut Krauss (2007) tingkat religiusitas islam seseorang itu bisa dilihat hubungan seorang muslimah kepada Allah dan hubungan muslimah kepada sesama manusia.
Pemahaman akidah islam yang lurus akan membuat seorang muslimah beribadah dengan benar, ibadah yang benar akan membuat seorang muslimah memiliki akhlak yang baik, jadi jangan heran jika ada seorang muslimah yang memiliki akhlak yang tidak terpuji, karna akhlak adalah gambaran dari agama seseorang. Nah bagaimana jika kita memiliki kenalan seorang muslimah rajin solat tapi masih suka ngomong kasar dan sering gossip? Untuk pemahaman yang benar tentang Akidah islam tidak bisa dilihat langsung oleh orang lain, karna pemahaman akidah bersifat abstrak tidak bisa dilihat, namun pemahaman ini bisa dilihat oleh refleksi aklaknya.
Oh jadi ibadah ga penting banget dong ya? Cukup berbuat baik sama orang lain?
Begini sisters, dalam Al-Qur’an Allah menyebutkan bahwa “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”(QS Az-Zariyat : 56). tujuan awal kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah, sampai sini kita sepakat ya? Bahwa tujuan awal kita diciptakan untuk menyembah Allah.
Lanjut, dalam banyak penelitian di dunia psikologi menunjukkan bahwa agama dapat membuat seseorang menahan diri lebih baik atau lebih sabar, sehingga bisa mencegah perilaku yang tdak diinginkan seprti merampok, membunuh dan perilaku negatif lainnya
Bagi seorang muslimah gimana dong ?
Perempuan memiliki fitrah yang tidak dimiliki oleh laki-laki, yaitu perempuan memiliki fase dimana ia tidak dibolehkan melaksanakan solat dan puasa, nah, pada periode itu kita muslimah memang tidak bisa melaksanakan solat dan puasa tapi masih banyak ibadah lainnya yang bisa kita kerjakan seperti berzikir, berbakti kepada orang tua atau yang sudah memiliki suami bisa berbakti kepada suami. Dan hebatnya lagi seorang muslimah Allah berikan peluang ibadah yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Yaitu pahala melahirkan dan membesarkan anak. Yaps laki-laki tidak bisa melahirkan dan menyusui. Oleh karenanya bergembiralah muslimah, karna Allah telah memberikan nikmat yang begitu besar ketika kita menjadi muslimah, ada lahan amal yang diberikan oleh Allah kepada kita yang tidak Allah berikan lahan tersebut kepada laki-laki.
Sarana menambah agama*
Zaman sekarang kita bisa memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan diri kepada Allah, bergabung dengan komunitas yang sama-sama ingin menjadi lebih baik, install App yang menambah wawasan islami, bisa juga mendengar kajian dimana saja dan kapan saja, jadi ga ada alasan lagi buat tidak tahu ilmu agama jaman sekarang ini, terlebih lagi kajian offline pun sudah sangat ramai, tinggal gerakkan jempol mencari “kajian di kota.., mencari pembimbing untuk menjadi lebih dari segi agama juga perlu, jangan sampai kita berguru kepada youtube yang tidak bisa mengingatkan kita ketika salah.

*Membentengi Diri dengan Ilmu pengetahuan*
Apakah dengan Agama saja sudah cukup membentengi diri? Yaps betul sekali, belum cukup jika seseorang hanya dengan agama. Agama itu beriringan dengan ilmu, pernah dengan “berilmu dulu baru beramal?”segitu pentingnya untuk seorang muslimah untuk mengetahui ilmu sebelum beramal, kenapa? Jika kita tidak memilki ilmu maka syaitan akan mudahnya menjerumuskan kita kepada kesesatan. Apalagi dijaman yang begitu banyak hoax nya.
: menurut uni, pendidikan is a must
Sarana mendapatkan ilmu*
nah, jaman sekarang mendapatkan ilmu sangat mudah. karna keterbatasan akses dan informasi yang dulu sudah diminimalisir oleh teknologi. bisa dapat ilmu di kelas online, atau App yg bisa di install di PlayStore dan iOS, terkadang ada websites yang menyediakan bahan kuliah atau belajar gratisss.. iya gratis..
[
kalau 10 - 15 tahun yang lalu, kita punya kemampuan english fasih dianggap nilai plus (advantages) kalau tidak bisa dianggap biasa saja.. dizaman sekarang jika kita tidak mampu berbahasa inggris dianggap kekurangan atau disadvantages, kebayangkan dalam 10-15 tahun sangat signifikan perbedaannya
Di zaman melenial ini kan semua org menggunakan sosial media dengan berbagai macam jenisnya. dan terus banyak juga akwat kita yang sudh berhijrah, Menggunakan cadar dan berjilbab besar. Namun masi hobi untuk mempublis fto2 mereka baik menggunakan jilbab besar dan nikob. Nah karna hal ini banyak ikhwan yg terkadang menggunakan fto tersebut untuk hal-hal yg tidak baik. Jadi mohon pencerahan dari uninya bagaimana cara untuk meminimalisir mengupload foto agar tidak timbul fitnah2 yang tidak kita inginkan dgn muslimah kita pada zaman ini dan membentengi diri untuk hal-hal yang seperti ini.


terimakasih uni. Afwan jika pertanyaannya berbelit-belit

Saya ingin bertanya, mungkin ini diluar tema.
Begini kak, jika kondisi kita saat ini begitu termotivasi untuk menjadi bermanfaat? Bermanfaat bagi orang lain sangat mudah, begitu sangat mudah. Namun bermanfaat untuk keluarga (saudara) sendiri rasanya sulit.
Bagaimana solusi untuk seorang muslimah yang masih sulit bermanfaat kepada sanak saudara (keluarga) yang cenderung meremehkannya,benci padanya.
Mohon maaf ustazah.
Lebih tepatnya orang ini sulit bermanfaat dan berakhlak baik pada sanak keluarga yang tidak memiliki rasa cinta (syg) padanya.
Sanak keluarganya (diluar ibu bapak KK) , seperti Tante, om
Konsep dasar yang harus kita pahami ketika dizaman serba digital, semua yg kita lakukan di internet ada konsekuensinya. Internet never forget, be wise :) ketika kita posting foto maka ada konsekuensi foto tersebut menjadi konsumsi Public, kita bisa mengontrol hal-hal yang sifatnya internal dan berkaitan dengan diri kita, tapi jika berurusan dengan orang lain, kita tidak bisa mengubah orang tapi bisa jadi faktor orang lain berubah..
kalau masih ingin posting foto dan aman dari penyalahgunaan orang lain, minimal kunci akun dengan follower atau friend perempuan :) tapi belum tentu menjamin karna kadang ada oknum yang punya akun perempuan. naudhubillahimindzalik
mudah-mudah bisa menjawab pertanyaan rizki :)
kalau kata bang napi, "Kejahatan bukan semata-mata karena ada niat dari pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan!", jadi mari kita minimalisir kesempatan hal-hal yang tidak kta inginkan :)
ingin bertanya bagaimana pandangan uni Vivi dengan muslimah zaman sekarang sudah berpakaian syar'i tetapi doi masih berdandan agar dapat menarik simpatik lawan jenis agar di bilang terlihat cantik atau agar dapat pujian dan bagaimana menurut uni Vivi dengan muslimah yang telah berpakaian syar'i tetapi doi bernyanyi di depan umum atau kontes sedangkan yang saya denger suara seorang wanita itu adalaha aurat ibarat kata,jika seorang wanita berbicara dengan lawan jenis pun harus dengan suara yang tegas,tidak mendayu" sedangkan bernyanyi di depan publik itu mengeluarkan suara yang mendayu" agar si pendengar ikut terbawa suasana dengan apa uang di nyanyikan,..
Terimakasih uni vivi, wassalamu'alaikum
biasanya jika kita ingin berubah menjadi baik kita sangat semangat ingin mengajak orang lain, terutama keluarga inti atau keluarga besar kita. tapi kadang kita lupa bahwa sudut pandang kita dan keluarga belum tente diposisi yang sama.
lalu bagaimana cara bermanfaat bagi keluarga dekat?
Cara terbaik berdakwah terbaik dengan keluarga adalah dengan teladan, karna keluarga adalah orang yang paling sering berurusan dengan kita, yang mungkin mereka memiliki gambaran diri kita sebelum hijrah, untuk merubah itu tidak mudah, oleh karna itu cara terbaik dengan menjadi teladan bagi keluarga, bisa kita mulai dari kebaikan2 kecil yang mungkin dulunya tidak pernah kita lakukan
sembari meluruskan niat kalau kita mau berdakwah demi Allah, nothing to lose gitu.. mau ditanggapi atau tidak ditanggapi tidak masalah karna kita melakukan sesuatu bukan karna orang lain, tapi karna Allah ;)
Kalau menurut saya pribadi, jika bertemu dengan muslimah yang berpakaian syar’I tapi masih dandan untuk menarik simpatik lawan jenis. Poin yang biasanya saya tekankan adalah dia masih belajar menjadi lebih baik, minimal sudah belajar memakai pakaian syar’I meskipun maski make up atau dandan sederhana. Karna seseorang berubah sesuai dengan pemahamannya, jika hijrahnya di iringi dengan menambah wawasan islam, menambah amalan hariannya insyaa allah akan berubah, masalah waktunya wallahua’lam,
hidayah itu ibadah cahaya, dan cahaya itu masuk kedalam rumah yang jendela dan pintunya terbuka.. oleh karnanya mari kita buka pintu dan jendela kita
*ibadah = Ibarat
terkait dengan suara perempuan adalah aurat dst, saya mencukupkan diri untuk tidak membahas :) karna saya pribadi merasa bukan kapasitas saya.. lebih baik kita diskusikan dengan ust/ustazah kafa'ah yang syar'iah
, kalau boleh uni ringkas sedikit materi hari ini yang harus kita muslimah lakukan adalah memiliki bekal agama dan bekal ilmu, karna semakin kesini perbedaan antara hal yang boleh dan hal yg tidak boleh menjadi kabur. karnanya kita butuh pegangan yang kuat
karna Allah menciptakan ranting pohon tidak untuk tempat kita bersandar, maka bersandarlah kita ditempatnya. yaitu kepada Allah. bersandarlah pada yang kekal..
Alhamdulillah kajian kita telah berlangsung tmn2. Semoga apa yang disampaikan uni kita dapat menambah pengetahuan dan bisa diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari, aamiin