Saturday, March 30, 2019

Perekat Jiwa Asmara Part 11

iya"jawab raisa mengiyakan dan segera menutup teleponnya. Tanpa disadarinya,  Dani mendengarkan semua pembicaraannya dengan pria itu.

Dadanya terasa sakit sekali seperti tergores benda yang sangat tajam  mengetahui istrinya akan bertemu dengan pria lain.  Tapi bagaimanapun juga ia tidak dapat marah.  Iapun memutuskan untuk pura pura tidak mengetahuinya

Raisa,...ayo sarapan pagi dulu. Panggil Dani mengajak sarapan pagi yang telah tertata rapi dan siap di atas meja makan.

Raisa...  Ayo kita sarapan bersama.  Ajak dani.  Berbagai macam menu masakan kesukaan raisa telah tertata rapi dan siap untuk disantap keduanya.  Selain menjadi seorang suami yang perhatian, dia juga piawai dalam memasak.  Pantas saja jika banyak wanita yang menginginkannya menjadi pedamping hidupnya.

Raisa turun dari kamarnya dan melihat dani tengah berkutat didapur sedang menyiapkan piring dan gelas bersih untuk digunakannya. "sini biar aku saja" kata raisa merebut piring yang sedang dani keringkan dengan lap. "sekarang kau duduk manis saja,  karena kau sudah memasak.  Jadi biarkan aku yang selesaikan pekerjaan ini." perintah raisa kepada Dani.  Tanpa penolakan,  ia menuruti kemauan raisa.  Raisa mengalaskan nasi ke atas piring Dani. "sekarang ayo kita makan" ajak Raisa dengan senyuman yg sumbringah. "sepertinya kau tampak bahagia.  Ada apa sebenarnya?  Tidak seperti biasanya kau mau ku ajak makan bersama.  Biasanya kau selalu menolaknya, bahkan sekarang kau mengalaskan nasi untukku." tanya Dan penuh selidik. "tidak ada apa apa.  Aku hanya mencoba bersikap baik kepadamu. " jawabnya datar.  "kau senang karena kau akan berkencan dengan kebaikanmu itu kan" gumannya dalam hati dengan sedih
[29/3 12.19] Teh Yeni: Maksudnya kenalan bukan kebaikanmu

Perekat Jiwa Asmara Part 10

Kring... Kring... Kring...  Suara hendphone genggam milik Raisa berbunyi membangunkan tidurnya. Mendengar suara teleponnya berbunyi ia bergegas mengangkatnya.  Terdengar suara seorang pria menyapanya dengan nada yang lembut dan ramah.  "hai,  selamat pagi cantik, pagi yang indah bukan.?  "siapa ini" tanya raisa tak mengenali nomor telepon yang tengah menghubunginya karena tidak tertera nama kontak disana.

"ini aku yang tempo hari mengantarmu pulang, masa kamu lupa cantik.  Kita kan saling bertukar nomor kontak saat itu.  Dan aku baru sempat menghubungimu sekrang karena aku sangat sibuk. "jelasnya panjang lebar.  Raisa termenung sebentar sambil mengingat ingat.  Tanpa butuh waktu yg lama iapun mengingatnya.  "oh iya aku ingat pria yang di cafe Miami itu ya. Rio kan?  Tanya raisa balik dengan pasti.  "iya betul.  Untung saja kau mengingatnya klw tidak betapa terlukanya aku. Goda pria itu.  " ah,  tidak perlu berlebihan seperti itu.  Kau ini terlalu gombal bahkan disaat kita pertama kali bertemu. Sudah berapa banyak wanita yang kau gombali.?  Tanya raisa kembali. Tidak ada satupun selain kamu cantik. " jawab rio pasti. "aku gak percaya,  eh.  Ngomonh ngomong ada apa meneleponku?"tanya raisa menganti topik pembicaraan.  "aku mau ajak kamu nge date gimana? Hari ini kamu sibuk gak? Tanya rio bersemangat. " gimana ya... Jawab raisa ragu.  Iya merenung sebentar dan melihat jadwal kesehariannya. Hari ini aku agak sibuk tapi berhubung kau yang memintanya aku akan kosongkan kegiatanku hari ini.  Tapi jangan salah paham aku menyempatkan untuk bertemu denganmu sebagai bentuk balas budiku padamh karena telah mengantarku pulang waktu itu. " jelas raisa.  "baiklah,  kita bertemu di cafe biasa tempat pertama kali kita bertemu jam 4 sore. "

Goresan Pena Part 10

Bedah Buku Menuju Jamaatul Muslimin 



Lemah Krn blm mengupdate isu terkini kaya Palestina, jazirah Arab
Ujung berdakwah ini mau sampai apa? Seperti apa?
Bangkit kebutuhan Islam dengan menunjukkan diri 
Memahami perbedaan itu biasa , memahami gerakan dakwah agar tidak memusuhi Islam sendiri
Fiqih dakwah sebagai metodologi , terbentuk sebagai fikroh
Belum bisa memahami buku ini sebelum Islam adalah hak
Sumuliyatul islam- bukan hanya ibadah saja, kesatuan jamaah sebagai bentuk Islam bukan hanya ibadah.
Runtuhnya khilafah Islam 3 Maret 1924
Pembelaan tegas bukan sekedar belangsungkawa 
Harus ada kesatuan umat yakni seperti piagam Madinah tidak menghapuskan umat yang heterogen melainkan bahasa yang universal secara keseluruhan. Umat Islam memiliki satu kesatuan (wihdatul ummah) keberadaan umat heterogen (wihdatul qiyadah)
Definisi umat bukan sebatas geografis dimanapun negeri itu sudah mengucapkan syahadat maka itulah negeri umat Islam.
Masyarakat Islam memiliki izzahnya sendiri. 
Seluruh umat Islam memiliki kesepakatan untuk satu kepemimpinan.
Menyepakati hukum-hukum apapun yg ada.
Tidak boleh terbersit penolakan akan hukum yg ada di Al-Qur'an. Menerapkan secara tahap
Penjaga agama
Penjaga jiwa
Penjaga kekayaan
Tujuan utama penerapan jinayat- semuanya damai, totalitas,
Bagaimana menciptakan kondisi umat agar membenahi perilaku kriminalitas? Melihat secara fiqih dakwah tidak sekaligus
Ciri khas gerakan Islam di dunia ini? Coraknya? Bukan benar atau salahnya melainkan sesuai dan tidak sesuainya
JT- di India Muhammad Ilyas tahun wafat 1324 hijriah
Ciri fikroh- Sufiyah dengan dakwah dari rumah ke rumah secara sembunyi-sembunyi
Salafi- bagaimana mengembalikan umat Islam secara murni dalam akidahnya dengan menghapuskan syirik, bid'ah, corak perjuangannya tidak kepada politik melainkan pada ta'limnya. 
Hizbut tahrir- syekh Al Bani, Palestina# bagaimana mengembalikan khilafah Islam dengan jalan di luar politik, langsung menyebarkan fikroh dengan berdebat, membangun kesadaran lewat akal
Jamaah Ikhwanul muslimin- Hasan Al banna, 1928 tepat 4 tahun setelah runtuh khilafah
Sumuliyatul islam- Ikhwan itu adalah jamaah yang 8 prinsip

Wednesday, March 27, 2019

Goresan Pena Part 9



Assalamualaikum. Selamat hari yang cerah.
Apa kabar kalian? 

Yahhh sebenarnya saya paling benci dg pertanyaan "apa kabar?" Itu berarti kita sedang berjauhan. 

Tidak rindu kah ketika mengobrol? Saling gila melalui chatting? Berencana jumpa meski hanya angan? Tapi kita suka melakukannya, bukan?
Tidak rindukah ketika saling berdiskusi kemudia ada pengacaunya? Tidak adakah keinginan saling sapa satu sama lainnya?

Masih adakah rasa rindu dari palung hati yang tulus? Haruskah saya membayarnya kalian agar kalian saling menyapa? Sudah hilangkah rasanya? Sudah berubah kah perasaannya? Sudah usaikah hubungannya? Sudah renggangkah talinya? 

Lantas, kemakah perginya perasaan kalian setelah saling meninggalkan? Biar! Biar saya cari itu. Biar saya cari perasaan itu asal kalian ingin kembali. Bila tidak, haruskah usai?

Perekat Jiwa Asmara Part 9

Sementara itu, didalam alam bawah sadar raisa ia mendengar suara yang tidak asing yang mengatakan kalau dia bukanlah ayahnya dan memerintahkan raisa untuk berhenti memanggilnya ayah.

Raisa... Raisa... Sadarlah." teriak Dani mencoba menyadarkannya sambil menepuk nepuk pipinya dengan pelan. Mendengar namanya dipanggil,  perlahan lahan matanya terbuka sedikit demi sedikit iapun dapat melihat sosok yang memanggilnya. "Ini tidak benarkan.  Aku bukan anak ayah.  Apa maksudnya? Apakah kamu tau tentang ini Dani" tanyanya dengan setengah sadar. "apa maksudmu, aku bahkan tak mengerti apa yang kau katakan. Sudahlah jangan khawatir, semuanya akan baik baik saja. "tutur Dani menenangkan. "sejauh ini semuanya pasti akan baik baik saja. Meskipun aku tau pada akhirnya rahasia ini akan terungkap.  Tapi,  akan aku coba membuat dirimu tidak terluka.  Aku janji. " gumannya dalam hati.

Apakah yang kulihat hanyalah mimpi?  Tapi...  Ini sungguh sangat aneh yang kurasakan tadi itu bukan seperti mimpi. Gumannya dalam hati masih tak percaya dengan mimpi yang seringkali muncul akhir akhir ini. Ini minumlah!  Perintah Dani menyodorkan segelas air hangat untuk memulihkan kesadarannya. Tanpa berkata apapun,  raisa tak menolak perintahnya dan langsung meneguknya sampai habis. Dani duduk disamping Raisa. Ia meraih tangan raisa dan berkata "jangan khawatir raisa,  aku akan selalu melindungimu dan tidak akan aku lepaskan gengaman tangan ini.  Meskipun kau sangat membenciku. Jelasnya. "Tidak,  siapa yang bilang aku membencimu" jawab raisa asal asalan.  "bahagia mendengarnya, kalau kau tak membenciku" ucap Dani tersenyum manis kepadanya. "Bu... Bu... bukan seperti itu maksudku,  aku tidak pernah membecimu karena aku memang sangat membencimu.. "ralat raisa dengan nada terbata bata seolah ia canggung dengan apa yg baru saja ia katakan. Apalagi setelah melihat senyumannya membuat ia semakin salah tingkah. Sudah,  kita bahas yang lain saja. Kata Raisa mencoba menyembunyikan kecanggungannya. Malam itu,  keduanya saling mengobrol tentang keseharian masing masing.

Monday, March 25, 2019

Goresan Pena Part 8

Apa itu syakhsiyah?
‬: Istilah Syakhshiyah (kepribadian) dan Syakhshiyah Islamiyah (kepribadian Islam) merupakan istilah baru yang tidak ada dalam Al-Qur’an maupun As-Sunnah. 

Hal itu adalah hal yang lumrah karena tema tersebut merupakan tema baru yang belum pernah ada pada masa Rasulullah SAW, shahabat bahkan pada berabad-abad terwujudnya masyarakat Islam secara nyata.

Namun ketika berbagai produk budaya Barat makin merajalela di berbagai negeri kaum Muslimin saat ini, baik produk-produk materi (al-maadiyah) maupun nilai-nilai (al-afkaar), maka pembahasan tema tersebut menjadi sangat penting dibicarakan dan dibahas.

 Salah satu nilai yang tertanam dalam kehidupan kaum Muslimin saat ini adalah nilai-nilai yang dikembangkan dalam bidang ilmu kejiwaan atau psikologi, antara lain tentang konsep kepribadian manusia yang sangat ditentukan oleh berbagai standar.

 Para ahli Barat banyak membicarakan konsep kepribadian dan nilai-nilai tinggi-rendahnya kepribadian tersebut.

Konsep mereka menyatakan bahwa tinggi rendahnya kepribadian seseorang ditentukan oleh berbagai nilai seperti Nilai-nilai fisik (bentuk tubuh, postur, cara berjalan, bentuk hidung, mata, letak tahi lalat, dsb).

 Nilai-nilai nonfisik (bentuk pakaian, warna kesukaan, makanan-minuman, saat kelahiran, adat istiadat, dsb).

 Nilai-nilai genetik (orang tua pintar, seniman, dsb.)-Nilai-nilai ekternal lainnya (pendidikan, kondisi sosial-politik, dsb.)

: Walhasil, nilai-nilai tersebutpun semakin mempengaruhi kaum Muslimin dalam memandang kemulyaan dan kerendahan nilai kepribadian pada diri seseorang maupun masyarakat.

: Seseorang yang berpakaian ala Barat, santun dalam berkata, rapi, peduli lingkungan, disiplin, pemaaf, tepat waktu, dikatakan berkepribadian baik, menarik dan mulya, meskipun ia biasa mengkonsumsi minuman keras meski tidak sampai mabuk, hidup seatap dengan pasangannya atas dasar suka-sama suka, iapun memakan uang riba dan hasil perjudian (legal maupun tidak), dan ia cukup datang ke tempat-tempat ibadahnya pada saat-saat tertentu saja.

 Berbagai contoh lain tentang hal ini tentu mudah kita dapatkan di masyarakat. Apalagi kini bermunculan ‘sekolah kepribadian’ yang mengajarkan tentang ‘kepribadian baik dan mulya’ sesuai dengan nilai-nilai baik dan mulya menurut para pengajarnya, yakni masyarakat Barat.

 Memahami kondisi seperti inilah maka pemahaman tentang makna ‘kepribadaian’ dan ‘kepribadian Islam’ menjadi sesuatu yang penting, agar kaum Muslimin memiliki sebuah kepribadian yang benar, mulya dan kokoh yang dibangun berdasar nilai-nilai Aqidah Islam sebagaimana kepribadian Rasulullah SAW dan para shahabat yang mulia.

 Siapapun yang mencermati realitas ini dengan baik, akan menemukan bahwa sesungguhnya kepribadian bukanlah dinilai dari nilai-nilai fisik pada diri seseorang (cantik atau tidak, kaya atau miskin, dsb.) juga bukan pada asal daerah, kebiasaan atau keturunannya.

Kepribadian sebenarnya adalah perwujudan dari pola sikap atau pola pikir (yakni bagaimana ia bersikap dan berpikir) dan pola tingkah laku (bagaimana ia bertingkah laku).

: Pola sikap seseorang ditunjukkan dengan sikap, pandangan atau pemikiran yang ada pada dirinya dalam mensikapi atau menanggapi berbagai pandangan dan pemikiran tertentu.

 Pola sikap pada diri seseorang tentu sangat ditentukan oleh ‘nilai paling dasar’ atau ideologi yang diyakininya. Dari pola sikap inilah bisa diketahui bagaimana sikap, pandangan atau pemikiran yang dikembangkan oleh seseorang atau yang digunakannya dalam menanggapi berbagai sikap, pandangan dan pemikiran yang ada di masyarakat sekitarnya.

 Misalnya, seseorang akan mengembangkan suatu ide atau konsep, seperti kebebasan, persamaan dan kesetaraan, bila ideologi yang diyakininya membolehkan hal tersebut. Begitu pula sebaliknya, bila ideologinya melarang hal seperti itu.

 Sedangkan ‘pola tingkah laku’ adalah perbuatan-perbuatan nyata yang dilakukan seseorang dalam rangka memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya (kebutuhan biologis maupun naluriahnya).

 Pola tingkah laku pada diri seseorang pun sangat ditentukan oleh ‘nilai paling dasar’ atau ideologi yang diyakininya.

Seseorang akan makan-minum apa saja dalam memenuhi kebutuhan biologisnya bila ideologi yang diyakininya membolehkan hal itu.

Seseorangpun akan memuaskan naluri seksualnya dengan cara apa saja bila ideologi yang diyakininya membolehkan hal itu.

Dan ia pun akan mengatur aturan peribadahannya, tata cara berpakaiannya, tata cara bergaulnya dan berakhlak sesuai dengan keinginannya, bila ideologi yang diyakininya membolehkan hal itu. Begitu pula sebaliknya.

Walhasil, pola sikap dan pola tingkah laku inilah yang menentukan ‘corak’ kepribadian seseorang.

Dan karena pola sikap dan pola tingkah laku ini sangat ditentukan oleh nilai dasar atau ideologi yang diyakininya, maka ‘corak’ kepribadian seseorang memang sangat bergantung kepada ideologi atau aqidah yang dianutnya.

Ideologi atau aqidah kapitalisme akan membentuk masyarakat berkepribadian kapitalisme-liberal.

 Ideologi sosialisme pasti akan membentuk kepribadian sosialisme-komunis.

Sedangkan ideologi atau aqidah Islam seharusnya menjadikan kaum Muslimin yang memeluk dan meyakininya, memiliki berkepribadian Islam.

Dalam bahasa yang lebih praktis, kepribadian (Syakhshiyah) terbentuk dari pola sikap (Aqliyah) dan pola tingkah laku (Nafsiyyah), yang kedua komponen tersebut terpancar dari ideologi (Aqidah) yang khas atau tertentu.

Dari sinilah maka ketika membahas tentang kepribadian Islam (Syakhshiyyah Islamiyyah) berarti berbicara tentang sejauh mana seseorang memiliki pola sikap yang Islami (Aqliyyah Islamiyyah) dan sejauh mana ia memiliki pola tingkah laku yang Islami (Nafsiyyah Islamiyyah).

Aqliyyah Islamiyyah hanya akan terbentuk dan menjadi kuat bila ia memiliki keyakinan yang benar dan kokoh terhadap aqidah Islamiyah dan ia memiliki ilmu-ilmu keIslaman yang cukup untuk bersikap terhadap berbagai ide, pandangan, konsep dan pemikiran yang ada di masyarakat, dimana semua pandangan dan konsep tersebut distandarisasi dengan ilmu dan nilai-nilai Islami.

Sedangkan Nafsiyyah Islamiyyah hanya akan terbentuk dan menjadi kuat bila seseorang menjadikan aturan-aturan Islam dalam memenuhi kebutuhan biologisnya (makan, minum, berpakaian, dsb.), maupun kebutuhan naluriahnya (beribadah, bergaul, bermasyarakat, berketurunan, dsb).

 Jadi, seseorang dikatakan memiliki syakhshiyah Islamiyah, jika ia memiliki aqliyah Islamiyah dan nafsiyah Islamiyah.

Mereka adalah orang-orang yang senantiasa bersikap atau berfikir atas dasar pola berfikir Islami dan orang-orang yang senantiasa memenuhi kebutuhan jasmani dan nalurinya sesuai dengan aturan Islam, tidak mengikuti hawa nafsunya semata. Terlepas apakah ia memiliki syakhshiyah Islamiyah yang kuat atau yang lemah, yang jelas ia telah memiliki syakhshiyah atau kepribadian Islam.

 Hanya saja perlu dipahami disini, bahwa Islam tidak menganjurkan agar umatnya memiliki syakhshiyah Islamiyah sebatas ala kadarnya. Yang dibutuhkan Islam justeru orang-orang yang memiliki syakhshiyah Islamniyah yang kokoh, kuat aqidahnya, tinggi tingkat pemikirannya, tinggi pula tingkat ketaatannya terhadap ajaran Islam.

Alhwat fillah yang dimuliakan Alloh. Demikian sekilas pembahasan awal mengenai Apa Itu Kepribadian Islam (Syakhsiyah Islamiyah)

Goresan Pena Part 7

*Siapa sih Milenial itu?*
Sebelum kita masuk lebih dalam pada Kuliah WhatsApp kali ini, kita mulai dengan siapa sih milenials ini? Tak kenal maka ta’aruf, banyak orang yang menyebut dirinya milenials, atau bahkan menganalogikan keadaan sekarang sebagai keadaan milenials, jadi siapa sih mereka?

kita masuk generasi yang mana?. angka tahun pada rentang tabel bisa berbeda sesuai dengan tokoh ahlinya siapa, bisa lebih atau bisa jadi kurang dari rentang tersebut. milenial adalah anak dari baby boomer dan X gen, lalu kenapa sih sekarang kata milenial jadi Hits banget? 
Karna milenial menjadi mayoritas masyarakat saat ini, di Bappenas sendiri terhitung sekitar 90 Juta Jiwa untuk generasi Y atau milenial, banyak banget kan ya gen Y atau milenials ini, mereka adalah generasi produktif indonesia saat ini, masa depan Indonesia 10 tahun dan 20 tahun kedepan dipengaruhi oleh generasi produktif ini.

*Ciri Khas Milenial*
Gen milenial ini memiliki suatu ciri khas yang unik, yaitu mereka memiliki jiwa eksistensi yang tinggi, tingkat kreatif yang lebih dibanding gen pendahulunya. Karna keinginan eksistensi diri yang tinggi kadang juga membuat milenial kehilangan subtansi dari kegiatannya, kadang ada yang rela menahan lapar dan tidak makan untuk sekedar hang out di cafee minum kopi seharga uang makan 2 hari, atau ada juga mahasiswa yang sibuk ikut program pertukaran pelajar ini dan itu tanpa melihat kebutuhan dimasa ini, apakah kegiatannya menunjang atau tidak untuk kehidupannya kedepan.

*Milenial di Industrial 4.0*
Akhir-akhir ini kita sering mendengar dan melihat seminar berjudulkan industrial 4.0, tapi apasih industrial 4.0 itu? Nah, biar ngobrol kita nyambung yuk menyamakan persepsi dulu. Industrial 4.0 pertama kali dikenalkan oleh Prof. Klaus Schwab,

Industrial 4.0 adalah revolusi industri yang ke-4, revolusi industri yang pertama terjadi pada tahun 1750-1850 ditandai dengan penemuan berbagai alat dibidang pertanian, manufaktur dan transportasi, kemudian revolusi industri yang kedua terjadi pada awal abad 20 ditandai dengan penemuan listrik, pipa gas dan alat komunikasi, revolusi industri yang ketiga ditandai dengan penemuan telpon genggam, alat kontrol dan komputer, dan revolusi industri yang ke empat (4.0) ditandai dengan sistem cyber-physical, lebih mudah memahaminya dengan kita bisa melihat penggunaan internet dimana-mana.

*Apasih tuntutan milenial di era Industrial 4.0?*
Ketika kebutuhan sehari-hari diganti oleh mesin, serba elektronik dan serba instan, pola kehidupan kita berubah dari manual yang membutuhkan tenaga manusia berubah menjadi elektronik atau automasi yang memaksa kita untuk berubah. Sehingga menuntut generasi produktif saat ini menjadi lebih aktif, kreatif inovatif dan mampu beradaptasi dengan perubahan yang disebabkan oleh teknologi.

Sampai sejauh ini, kebayangkan ya, kalau kita menghadapi masa dimana pertemuan teknologi yang mengharuskan manusianya bergerak aktif

 *Dampak Teknologi*
Penggunaan teknologi internet tidak selalu berdampak pada hal positif, banyak juga kasus terkait dengan penggunaan internet seperti : kecanduan game, kecanduan internet, kasus pornografi, cyber bullying dll.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan ?
*Ada beberapa poin yang bisa milenial miliki untuk menghadapi persaiangan yang ketat di era industrial 4.0 yaitu :* Kebutuhan tinggi terhadap bahasa, pengetahuan yang luas, spesialisasi bidang keilmuan, memiliki soft skill yang tidak bisa digantikan oleh mesin / teknologi seperti : kemampuan menyelesaikan masalah kompleks, berpikir kritis,kreatifitas,manajemen manusia, emosional intelligent, menilai dan membuat keputusan, service orientation, negosiasi.
 fokusnya meningkatkan soft skill yang tidak dimiliki oleh robot atau teknologi

*Siapa sih muslimah itu?*
Muslimah adalah seorang perempuan yang islam, maka ia disebut sebagai muslimah. Seorang muslimah memiliki hak dan kewajiban yang ditunaikannya, apakah itu ketika menjadi anak, istri atau sebagai seorang ibu. Seorang muslimah juga seorang perempuan biasa, ia bisa terluka dan tersakiti, tapi tegaknnya suatu negara itu dilihat dari perempuan yang ada pada negara tersebut

 Pernah dengan kalimat“perempuan adalah pilar suatu bangsa, jika baik perempuannya maka baik pula lah bangsa tersebut, jika rusak perempuan suatu bangsa, maka rusak pulalah bangsa tersebut” jika seseorang ingin merusak suatu negara, tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk membeli misil peluru, ia cukup merusak perempuannya makan negara tersebut bisa rusak dengan sendirinya.


Kak izin bertanya, sebagai generasi milenial tentunya banyak yang harus kita perangi, baik dari diri kita sendiri maupun dari luar. Bagaimana cara agar kita tidak "baperan" dalam suatu tindakan? Bukan baper karena asmara tapi dalam hal kegiatan contohnya.

 Kalau sebelum kita bahas tentang baperan ya, 
Baiknya kita sama persepsi dulu ni.. 

apa sih baperan itu? 

Bawa perasaan uni.. 

Oke sip.. 

Pertanyaan selanjutnya

Apakah baperan itu buruk? 

Kalau sejauh yg uni pelajari dan pahami, baperan itu ada baik dan ada buruknya..
Sebagai seorang perempuan, kita di beri perasaan yg lebih dibandingkan akalnya

Kenapa? 

Karna kelak perempuan akan menjadi ibu yang akan mengasuh dan membesarkan anak2nya.. 
sangat dibutuhkan perasaan yg tigggi untuk memahami kebutuhan bayi yg belum berbicara ketika butuh sesuatu

Tapi karna perasaan yg berlebih juga membuat perempuan kadang curigaan dengan niat orang lain, atau menafsirkan sendiri lebih jauh maksud tindakan orang lain

Bagaimana cara mengurasi baperan? 
Biasakan mengkonfirmasi lagi maksud atau tujuan  lawan bicara

"Maaf, maksud kamu begini ya? " 
Jadi ketika salah tankap, kita  ga bawa masalah ke rumah
 Menjadi perempuan itu seperti satu paket, kita tidak bisa beli kelebihan tanpa menerima kekurangannya.. 

Bersyukurlah akhwat diberikan perasaan yg berlebih oleh Allah

Karna tidak ada yg diciptakan allah sia sia ☺


Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh uni. Perkenalkan nama Agista, fakultas hukum unand. Ingin bertanya uni, sebagai generasi milenial dimana sangat akrab dgn teknologi, khususnya media sosial. Nah menurut uni, apa sajakah batasan batasan seorang muslimah dalam menggunakan teknologi? Dan apakah ada larangan bagi muslimah membuat video sebagai ladang dakwah nya ?

Sebagai gen muda, banyak hal yang kreatif kita lakukan
Tapi merasa takut, 
Boleh ga ya kalau A ?
Boleh ga ya kalau B ?

Pernah ga ngalaminnya? 

Dulu uni juga pernah mengalami hal yg sama..
 Kalau kita bahas tentang batasanya sampai mana..
Lebih baik kita pahami dulu, what muslimah Do's and Don't's
Dalam islam ada hal yg tetap sampai akhir zaman dan ada hal2 yg bisa berubah.. 

Nah kalau bahas ini bisa panjang sampai bahas ke fiqh 🙈
 Menggunakan teknologi itu boleh2 aja, 
Dalam agama kita dilarang jika melakukan secara berlebihan, dan memperhatikan syariatnya

Jika menggunakan teknologi untuk berdakwah sangat bagus sekali..
Dengan mempertimbangkan adab-adab

Misal : jika seorang muslimah membuat video dengan mempertimbangkan "apakah tidak akan menimbulkan fitnah bagi si muslimah tsb?"
Untuk hal ini banyak org yg berbeda pendapat, ada yg membolehkan muslimah berkarya di depan layar dan melarang muslimah berkarya di depan layar

 Dizaman serta digital ini, kemajuan teknologi tidak bisa tidak harus dihadapi, 
Disinilah muslimah berperan agar teknologi bisa bermanfaat, bukan saja menjadi konsumer pasif


mau bertanya, bagaimana sikap kita sebagai muslimah dijaman ini, karnakan dijaman milenial kita dituntut untuk  aktif, kalo tidak kita akan terus ketinggalan dengan jaman yg terus berkembang dan maju, kita juga punyak bakat yg secara tidak langsung ingin kita tunjukkan, sedangkan marwah kita sebagai wanita adalah diam dirumah bagaimana kita bersikap tentang hal ini kak...?

Kalau dizaman sekarang, muslimah dituntut untuk aktif dan kreatif
Dengan tidak lupa menyisipkan pesan pesan dakwah khas muslimah
Apakah bertentangan dengan marwah wanita?
 Agar tidak salah tangkap, yg uni pahami ttg marwah adalah martabat

Apakah kodrat wanita diam didalam rumah?
Fitrahnya seorang perempuan itu didalam rumah.. 

Lalu apakah ketika muslimah keluar rumah lantas menjadi salah?
Sebelum kita lanjut sedikit,
Premis 1 : Generasi terbaik umat ini adalah para sahabat, kemudian para tabi'in kemudian tabi' tabi'in dst

Premis 2 : Bangsa yang kuat adalah bangsa yg mengenal sejarah bangsanya sendiri

Kesimpulan : 
Jika kita ragu dan bimbang, mari kita istirahat sejenak dan buka kembali sirah nabi dan sirah para shahabiyah

Apakah para sahabiyah tidak berperan aktif menyampaikan dakwah islam ini?
Contoh : bunda aisyah adalah seorang perawi hadist, banyak termasuk yg  banyak..

 *bahkan

 Lalu bunda khadijah..
Beliau adalah seorang entrepreneur..

Para shahabiyah yang kita kenal sampai saat ini mereka berkarya dengan caranya sendiri..

 Karna setiap kita punya kelebihan masing2 yang bisa maksimalkan dalam berdakwah ☺
 Kalau kata ust salim a fillah 
Ketika kita semangat untuk hijrah
Yang diperbanyak itu baca sirah

Kenapa? Karna kita bisa dapat role mode..

Oh saya mirip shahabiyah ini ni!
Ternyata orang seperti saya diterima dalam lingkup islam  ☺

 *Fenomena Muslimah Era Digital*
Mudahnya akses mendapatkan informasi membuat kita muslimah mendapatkan pengetahuan dan informasi, namun kemudahan tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan berubah menjadi kejahatan. Seperti maraknya kasus pemerkosaan oleh yang tidak dikenal tapi bertemu di Sosial Media (Sosmed), kasus penguntitan, pembunuhan karna rasa cemburu yang berlebihan, dan tidak sedikit pula kasus hamil diluar nikah.

Cara Mengatasi kejahatan*
Saya percaya bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati, dan dalam ajaran agama islam, kita juga lebih sering disuruh menjauhi sebelum terjadi kejadian yang tidak kita inginkan. Menjadi muslimah milenial harus pintar dan cermat, hanya karna hidup menjadi lebih mudah bukan berarti kita memudah-mudahkan urusan kita, karna pada dasarnya hidup itu caranya yg berubah sesuai zaman, bukan nilai ajarannya yg berubah.


: *Membentengi Diri dengan Agama*
Jika kita berbicara tentang agama, yang mana sih yang bisa disebut dengan agama? Apakah dilihat dari shalatnya muslimah saja? Atau dari ibadah puasanya saja? Atau dari seberapa sering ia pergi haji dan umrah?. Menurut Krauss (2007) tingkat religiusitas islam seseorang itu bisa dilihat hubungan seorang muslimah kepada Allah dan hubungan muslimah kepada sesama manusia.

Pemahaman akidah islam yang lurus akan membuat seorang muslimah beribadah dengan benar, ibadah yang benar akan membuat seorang muslimah memiliki akhlak yang baik, jadi jangan heran jika ada seorang muslimah yang memiliki akhlak yang tidak terpuji, karna akhlak adalah gambaran dari agama seseorang. Nah bagaimana jika kita memiliki kenalan seorang muslimah rajin solat tapi masih suka ngomong kasar dan sering gossip? Untuk pemahaman yang benar tentang Akidah islam tidak bisa dilihat langsung oleh orang lain, karna pemahaman akidah bersifat abstrak tidak bisa dilihat, namun pemahaman ini bisa dilihat oleh refleksi aklaknya.

Oh jadi ibadah ga penting banget dong ya? Cukup berbuat baik sama orang lain?
Begini sisters, dalam Al-Qur’an Allah menyebutkan bahwa “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”(QS Az-Zariyat : 56). tujuan awal kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah, sampai sini kita sepakat ya? Bahwa tujuan awal kita diciptakan untuk menyembah Allah.

Lanjut, dalam banyak penelitian di dunia psikologi menunjukkan bahwa agama dapat membuat seseorang menahan diri lebih baik atau lebih sabar, sehingga bisa mencegah perilaku yang tdak diinginkan seprti merampok, membunuh dan perilaku negatif lainnya

 Bagi seorang muslimah gimana dong ? 
Perempuan memiliki fitrah yang tidak dimiliki oleh laki-laki, yaitu perempuan memiliki fase dimana ia tidak dibolehkan melaksanakan solat dan puasa, nah, pada periode itu kita muslimah memang tidak bisa melaksanakan solat dan puasa tapi masih banyak ibadah lainnya yang bisa kita kerjakan seperti berzikir, berbakti kepada orang tua atau yang sudah memiliki suami bisa berbakti kepada suami. Dan hebatnya lagi seorang muslimah Allah berikan peluang ibadah yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Yaitu pahala melahirkan dan membesarkan anak. Yaps laki-laki tidak bisa melahirkan dan menyusui. Oleh karenanya bergembiralah muslimah, karna Allah telah memberikan nikmat yang begitu besar ketika kita menjadi muslimah, ada lahan amal yang diberikan oleh Allah kepada kita yang tidak Allah berikan lahan tersebut kepada laki-laki.

Sarana menambah agama* 
Zaman sekarang kita bisa memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan diri kepada Allah, bergabung dengan komunitas yang sama-sama ingin menjadi lebih baik, install App yang menambah wawasan islami, bisa juga mendengar kajian dimana saja dan kapan saja, jadi ga ada alasan lagi buat tidak tahu ilmu agama jaman sekarang ini, terlebih lagi kajian offline pun sudah sangat ramai, tinggal gerakkan jempol mencari “kajian di kota.., mencari pembimbing untuk menjadi lebih dari segi agama juga perlu, jangan sampai kita berguru kepada youtube yang tidak bisa mengingatkan kita ketika salah. 🙈


*Membentengi Diri dengan Ilmu pengetahuan*
Apakah dengan Agama saja sudah cukup membentengi diri? Yaps betul sekali, belum cukup jika seseorang hanya dengan agama. Agama itu beriringan dengan ilmu, pernah dengan “berilmu dulu baru beramal?”segitu pentingnya untuk seorang muslimah untuk mengetahui ilmu sebelum beramal, kenapa? Jika kita tidak memilki ilmu maka syaitan akan mudahnya menjerumuskan kita kepada kesesatan. Apalagi dijaman yang begitu banyak hoax nya.

: menurut uni, pendidikan is a must
Sarana mendapatkan ilmu*
nah, jaman sekarang mendapatkan ilmu sangat mudah. karna keterbatasan akses dan informasi yang dulu sudah diminimalisir oleh teknologi. bisa dapat ilmu di kelas online, atau App yg bisa di install di PlayStore dan iOS, terkadang ada websites yang menyediakan bahan kuliah atau belajar gratisss.. iya gratis..
[
 kalau 10 - 15 tahun yang lalu, kita punya kemampuan english fasih dianggap nilai plus (advantages) kalau tidak bisa dianggap biasa saja.. dizaman sekarang jika kita tidak mampu berbahasa inggris dianggap kekurangan atau disadvantages, kebayangkan dalam 10-15 tahun sangat signifikan perbedaannya

Di zaman melenial ini kan semua org menggunakan sosial media dengan berbagai macam jenisnya.  dan terus banyak juga akwat kita yang sudh berhijrah, Menggunakan  cadar dan berjilbab besar.  Namun masi hobi untuk  mempublis fto2 mereka baik menggunakan  jilbab besar dan nikob.  Nah karna hal ini banyak ikhwan yg terkadang menggunakan   fto tersebut  untuk  hal-hal yg tidak baik.  Jadi mohon pencerahan dari uninya bagaimana cara untuk  meminimalisir mengupload foto agar tidak timbul fitnah2 yang tidak kita inginkan dgn muslimah kita pada zaman ini dan membentengi diri untuk  hal-hal yang seperti ini.   🙏🙏 terimakasih  uni. Afwan jika pertanyaannya berbelit-belit 🙏


Saya ingin bertanya, mungkin ini diluar tema. 

Begini kak, jika kondisi kita saat ini begitu termotivasi untuk menjadi bermanfaat? Bermanfaat bagi orang lain sangat mudah, begitu sangat mudah. Namun bermanfaat untuk keluarga  (saudara) sendiri rasanya sulit.
Bagaimana solusi untuk seorang muslimah yang masih sulit bermanfaat  kepada sanak saudara (keluarga) yang cenderung meremehkannya,benci padanya. 

Mohon maaf ustazah.

 Lebih tepatnya orang ini sulit bermanfaat dan berakhlak baik pada sanak keluarga yang tidak memiliki rasa cinta (syg) padanya. 

Sanak keluarganya (diluar ibu bapak KK) , seperti Tante, om

 Konsep dasar yang harus kita pahami ketika dizaman serba digital, semua yg kita lakukan di internet ada konsekuensinya. Internet never forget, be wise :) ketika kita posting foto maka ada konsekuensi foto tersebut menjadi konsumsi Public, kita bisa mengontrol hal-hal yang sifatnya internal dan berkaitan dengan diri kita, tapi jika berurusan dengan orang lain, kita tidak bisa mengubah orang tapi bisa jadi faktor orang lain berubah..

 kalau masih ingin posting foto dan aman dari penyalahgunaan orang lain, minimal kunci akun dengan follower atau friend perempuan :) tapi belum tentu menjamin karna kadang ada oknum yang punya akun perempuan. naudhubillahimindzalik

mudah-mudah bisa menjawab pertanyaan rizki :)
kalau kata bang napi, "Kejahatan bukan semata-mata karena ada niat dari pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan!", jadi mari kita minimalisir kesempatan hal-hal yang tidak kta inginkan :)

ingin bertanya bagaimana pandangan uni Vivi dengan muslimah zaman sekarang sudah berpakaian syar'i tetapi doi masih berdandan agar dapat menarik simpatik lawan jenis agar di bilang terlihat cantik atau agar dapat pujian dan bagaimana menurut uni Vivi dengan muslimah yang telah berpakaian syar'i tetapi doi bernyanyi di depan umum atau kontes sedangkan yang saya denger suara seorang wanita itu adalaha aurat ibarat kata,jika seorang wanita berbicara dengan lawan jenis pun harus dengan suara yang tegas,tidak mendayu" sedangkan bernyanyi di depan publik itu mengeluarkan suara yang mendayu" agar si pendengar ikut terbawa suasana dengan apa uang di nyanyikan,..
Terimakasih uni vivi, wassalamu'alaikum


biasanya jika kita ingin berubah menjadi baik kita sangat semangat ingin mengajak orang lain, terutama keluarga inti atau keluarga besar kita.  tapi kadang kita lupa bahwa sudut pandang kita dan keluarga belum tente diposisi yang sama.
lalu bagaimana cara bermanfaat bagi keluarga dekat?
Cara terbaik berdakwah terbaik dengan keluarga adalah dengan teladan, karna keluarga adalah orang yang paling sering berurusan dengan kita, yang mungkin mereka memiliki gambaran diri kita sebelum hijrah, untuk merubah itu tidak mudah, oleh karna itu cara terbaik dengan menjadi teladan bagi keluarga, bisa kita mulai dari kebaikan2 kecil yang mungkin dulunya tidak pernah kita lakukan


sembari meluruskan niat kalau kita mau berdakwah demi Allah, nothing to lose gitu.. mau ditanggapi atau tidak ditanggapi tidak masalah karna kita melakukan sesuatu bukan karna orang lain, tapi karna Allah ;)

Kalau menurut saya pribadi, jika bertemu dengan muslimah yang berpakaian syar’I tapi masih dandan untuk menarik simpatik lawan jenis. Poin yang biasanya saya tekankan adalah dia masih belajar menjadi lebih baik, minimal sudah belajar memakai pakaian syar’I meskipun maski make up atau dandan sederhana. Karna seseorang berubah sesuai dengan pemahamannya, jika hijrahnya di iringi dengan menambah wawasan islam, menambah amalan hariannya insyaa allah akan berubah, masalah waktunya wallahua’lam,

 hidayah itu ibadah cahaya, dan cahaya itu masuk kedalam rumah yang jendela dan pintunya terbuka.. oleh karnanya mari kita buka pintu dan jendela kita

*ibadah = Ibarat

terkait dengan suara perempuan adalah aurat dst, saya mencukupkan diri untuk tidak membahas :) karna saya pribadi merasa bukan kapasitas saya.. lebih baik kita diskusikan dengan ust/ustazah kafa'ah yang syar'iah

, kalau boleh uni ringkas sedikit materi hari ini yang harus kita muslimah lakukan adalah memiliki bekal agama dan bekal ilmu, karna semakin kesini perbedaan antara hal yang boleh dan hal yg tidak boleh menjadi kabur. karnanya kita butuh pegangan yang kuat

 karna Allah menciptakan ranting pohon tidak untuk tempat kita bersandar, maka bersandarlah kita ditempatnya. yaitu kepada Allah. bersandarlah pada yang kekal..

Alhamdulillah kajian kita telah berlangsung tmn2. Semoga apa yang disampaikan uni kita dapat menambah pengetahuan dan bisa diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari, aamiin


Sunday, March 24, 2019

Goresan Pena Part 6

Komunikatif : pandai berkomunikasi
Proaktif : selalu tanggap dan peka terhadap segala hal yang terjadi
Kooperatif : Pandai bekerjasama (tidak mengunggulkan ke-aku-an/egois)
Gigih : Tahan Banting atas segala masalah atau "Tataq" 😅
Cerdas : Open Minded, selalu terbuka dengan hal2 yang baru dan mampu mengolah hal2 tsb dg sebaik2nya.
Mengalir tanpa tenggelam.
Etis : Berakhlaq, Berbudi pekerti yang baik.


Sejauh yang saya ketahui , dalam Teori Psikologi, Faktor2 yang Mempengaruhi Bakat dalam Psikologi adalah 
1. Keunggulan atau potensi individu yang dibawa sejak lahir. 
2. Minat individu yang bersangkutan
3. Motivasi yang dimiliki individu 
4. Nilai hidup yang dimiliki individu
5. Kepribadian Individu
6. Kematangan (Maturity)

*1. Keunggulan atau potensi individu yang dibawa sejak lahir.*
Sebab bawaan akan sangat menentukan sekali pembentukan dan perkembangan teori bakat dalam psikologi individu. Keunggulan yang dimiliki individu ditentukan oleh faktor bawaan dan keunggulan tersebut hanya akan dapat berkembang sampai batas batas tertentu. Lingkungan tidak akan dapat merubah membentuk individu melebihi batas keunggulan yang dimiliki individu.
Contoh : tinggi badan, volume otak, ketahanan fisik, nasib dsb.

*2. Minat individu yang bersangkutan.*
Suatu teori bakat dalam psikologi tertentu tidak akan berkembang dengan baik apabila tidak disertai minat yang cukup tinggi terhadap bidang atau hal yang sesuai dengan teori bakat dalam psikologi tersebut. Misalnya individu yang memiliki teori bakat dalam psikologi cukup tinggi sebagai ahli mesin, apabila ini tidak atau kurang berminat terhadap hal  hal yang berhubungan dengan mesin, maka teori bakat dalam psikologinya tersebut tidak akan dapat berkembang secara baik.


*3. Motivasi yang dimiliki individu*.
Suatu teori bakat dalam psikologi akan menjadi kurang berkembang atau tidak akan menonjol bila kurang disertai oleh adanya motivasi yang cukup tinggi untuk mengaktualisasikannya, sebab motivasi berhubungan erat dengan daya semangat individu untuk mencapai suatu tujuan.

*4. Nilai hidup yang dimiliki individu.*
Yang dimaksud dengan nilai hidup di sini adalah bagaimana cara individu memberi arti terhadap sesuatu di dalam hidupnya, dalam hal ini yang berhubungan dengan teori bakat dalam psikologi sebagai bintang film, teori bakat dalam psikologinya tersebut tidak akan dapat berkembang secara baik bila ia memberi arti yang negatif terhadap profesi sebagai bintang film.

*5. Kepribadian individu.*
Sebab kepribadian ini juga sangat memegang peranan bagi perkembangan teori bakat dalam psikologi individu, misal konsep diri, rasa percaya diri, keuletan atau keteguhan dalam berusaha, kesediaan untuk menerima kritik dan saran demi untuk meraih sukses yang tinggi.

*6. Maturity (kematangan).*
Teori bakat dalam psikologi tertentu akan berkembang dengan baik apabila sudah mendekati atau menginjak masa pekanya. Suatu hal yang sulit bagi individu adalah dalam menentukan kapankah saatnya (pada usia berapakah) seuatu keunggulan atau teori bakat dalam psikologi tertentu sudah matang untuk dikembangkan atau dilatih, sebab untuk masing  masing keunggulan dan untuk setiap individu kemantangannya belum tentu atau tidak selalu sama.


Semua orang memiliki potensi , baik potensi yang bisa diukur (ketahanan fisik, volume otak, tinggi badan, dsb)  dan potensi yang tidak bisa diukur (nasib, misalnya). Nah, potensi2 tersebut ada masanya mencapai kematangan atau kedewasaan (baik pola pikir maupun fisik) yang siap untuk distimulasi dengan ilmu pengetahuan, wawasan ,pengalaman dan lain2.  Yang jelas, kematangan seseorang berbeda-beda, ada yang kematangannya lebih cepat, ada yang normal, pun ada yang lebih lambat. Setelah adanya kematangan yang distimulasi oleh ilmu pengetahuan ,pengalaman dll, maka akan melahirkan nilai hidup atau cara pandang yang berkualitas. Karena cara pandangnya sudah bagus, maka menumbuhkan minat dan derasnya motivasi. Sehingga pada akhirnya dengan kesemuanya itu akan membentuk kepribadian yang utuh. Jadilah dia pribadi yang berminat besar dan stabil untuk mencapai bakat yang matang. 

Contohnya :
Si A mempunyai potensi berupa tangan ,mata, ketahanan fisik dan struktur otak yang mendukung untuk mencerna warna,  skala, estetika dsb. Ketika masih kecil dia akan cenderung menyukai hal2 yang berkaitan dengan merancang atau menata sesuatu. Namun, karena masih belum matang , maka dia hanya berkutat pada hal2 itu saja. Ketika dia sudah berada pada titik kematangan atau kedewasaan baik itu pola pikir maupun fisik. Dan yang jelas kematangan seseorang berbeda2 masanya. Karena anak ini sudah distimulasi dengan banyak ilmu pengetahuan, pengalaman melebihi orang2 yg lainnya . Anak ini matang pada usia 15 tahun, lebih awal dr kebanyakan orang. Dengan kematangan yg didukung dg keilmuwan dan pengalaman tsb, dia mampu memiliki nilai hidup yang baik. Dia mempunyai cara pandang kalau terjun di dunia desain adalah hal yang baik dan bermanfaat. Akhirnya dia mulai muncul minat  untuk terjun di dunia desain. Yang jelas tanpa adanya keterpaksaan karena cara pandangnya sudah benar . Minat tersebut didorong oleh motivasi internal maupun eksternal yang membuat minat tersebut berjalan dengan stabil. Sehingga terbentuklah kepribadian si A yang  percaya diri , gigih, dan mahir dalam dunia desain.

Kepribadian itu bukanlah hal yang paten ataupun permanen dalam hidup seseorang, apakah dengan berubahnya kepribadian akan merubah pula minat ataupun bakat seseorang?

Betul sekali, Kepribadian bukanlah hal yang paten dan permanen dalam hidup seseorang.
Karena dinamisnya kepribadian tersebut, maka "bisa" merubah Minat dan Bakat seseorang.
 Seseorang kalau sudah berkepribadian pesimistis dalam suatu bidang, maka minat seseorang akan semakin kecil atau bahkan berubah untuk cenderung ke minat yang lain.
Dan tidak mustahil, beberapa waktu selanjutnya kepribadian orang tersebut berubah menjadi optimis dan percaya diri, maka minatnya pun semakin besar.
Karena minatnya berubah2 maka Bakat yang "Matang" pun akan berubah2.
Kalau Bakat mentahan(potensi) yaa masih tetap, tetapi lama2 juga akan terkubur juga jika tidak tereksplorasi dengan kekuatan minat.

Manakah yang termaksud unsur bawaan lahir? Minat,  bakat, atau kepribadian?

Yang termasuk unsur bawaan lahir adalah Bakat Mentahan yang masih dalam titik Nol, yang belum dan menunggu untuk dieskplorasi☺.
Berdasarkan pertanyaan itu, maka saya berasumsi bahwa anda *menganggap* kejadian ini adalah Masalah. 
Masalah = Harapan seorang Anak bertentangan harapan orang tua.
Maka, untuk menyikapi Masalah ada dua jalan :

*1. Menyelesaikan Masalah.*

*Bersikap komunikatif* Misalnya dengan memusyawarahkan minat bakat harapan anda dan harapan orang tua. Jelaskan sedetail2nya tentang bakat minat anda, dan pahami betul minat bakat yang diharapkan orang tua. Bandingkan peluang diantara kedua bakat minat tsb. Yakinkan orang tua bahwa peluang dalam bakat minat anda lebih besar dibandingkan apa yang ditawarkan ortu.
Karena kebanyakan orang sering Miss-Communication sehingga berdampak pada kebijakan2 dan keputusan2 selanjutnya.
Komunikasi itu Penting.
*Bersikap etis* : meskipun anda bersikukuh dengan bakat dan minat yang anda harapkan, tetap apresiasi dan hargai apa yang diharapkan orang tua. Bersikaplah seindah mungkin untuk menutupi kekecewaan Orangtua. Kalau bisa beliau bisa terpengaruh sudut pandang anda , sehingga beliaupun menerima bakat minat anda dengan lapang dada  dan bahagia.

*2. Menguatkan diri untuk tidak terusik dengan masalah.*
Caranya?
*Bersikap Cerdas dengan mengubah cara pandang dan Open Minded*
Bisa jadi, cara pandang kita terhadap apa yang diharapkan orang tua masih dangkal. *Sekuat apapun pertentangan kita pada pendapat yang kita lawan , masih ada peluang _kebenaran dan kebaikan_ dari pendapat lawan yang bisa kita pungut*. Berbaik sangkalah, karena bisa jadi apa yang orangtua arahkan kepada anda, adalah yang sejatinya terbaik. Sedangkan apa yang anda harapkan tidak lebih baik dari apa yang orang tua harapkan. 
Jadi pandanglah _dengan perspektif yang tidak menyakitkan._ Silakan memakai kacamata yang lain. Ganti kata  "membatasi" menjadi kata "mengarahkan atau menunjukkan". Yakini itu adalah bentuk kasih sayang orang tua kepada anaknya. Yang jelas tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya jatuh pada hal yang tidak baik. Hanya saja kadang cara orang tua mengungkapkan kasih sayangnya dengan cara yang belum mampu kita talar. 

*Bersikap cerdas dengan membagi waktu utk menunaikan harapan orang tua dengan mengabulkan arahan bakat minatnya sembari anda mengeksplorasi bakat minat yang anda harapkan (sebelumnya).*
Jadii disini manajemen waktunya harus sempurna supaya tidak ada yang terbengkalai.
Jadii berproseslah, dan yakini bahwa tidak ada proses yang sia-sia.
Orang yang mempunyai pemikiran, selalu cakap dan pandai memungut pelajaran dalam setiap hal. 
Memang untuk melaksanakan dua hal sekaligus itu lebih banyak membutuhkan tenaga. Tapi sekali lagi, yakinlah tiada yang sia2.
Ada prinsip yang saya pakai dalam hidup ini supaya saya tidak banyak mengeluh utk brproses

"Dalam Hidup, Lelah adalah kebiasaan, Santai adalah Bonus"
Jika ingin istirahat, Bukan di dunia☺

Jalani, Syukuri, Nikmati.

Bagaimana Cara menyelaraskan beberapa poin tadi agar menjadi kesatuan yang satu?

1. Ikuti Organisasi-organisasi yang ada di kampus. Baik organisasi kecil maupun besar ,baik organisasi internal maupun eksternal. Menurut saya itu akan sangat membantu anda untuk mengasah daya komunikasi, pro aktif, gigih, kooperatif, etika,  kecerdasan dll. Organisasi adalah kampus kedua. Karena disitu Anda akan menemukan sesuatu yang tidak Anda dapat di bangku kuliah. Ikuti , Syukuri dan Nikmati !

2. Jangan lewatkan seminar-seminar , kompetisi-kompetisi, dan event2 yang ada saat anda kuliah. Baik itu sesuai bidang perkuliahan atau bukan. Cari informasi sebanyak2nya tentang event2 tersebut. Jemput Bola!

3. Jangan lupa, nikmati proses perkuliahanmu!
Ikuti kuliah formal di kampus dengan sebaik-baiknya. Perindah hubungun dengan Dosen , teman, kalau perlu para pegawai, staf , dan seluruh Civitas Akademika yang ada di kampus. Dijamin kemungkinan besar banyak manfaatnya.
Bisa jadi, itu juga menjadi perantara keberkahan untuk hidup Anda.


Selamat Sore Cahaya Kehidupan (Nur Hayati) dari Jakarta.

Pertanyaannya.
Sebelumnya kakak menyebutkan diawal tadi pada definisi bakat dan minat poin ke 3,bahwa bakat bisa hilang dengan sendirinya jika tidak diasah.
Pertanyaannya: apakah bakat yang hilang tersebut bisa dikembalikan? 
Terimakasih kak.

Jawaban

Meskipun bakat sudah lama tidak diasah, selagi Potensi masih ada dan Minat serta motivasi masih kuat, Maka tidak menutup kemungkinan bakat itu masih bisa dimunculkan kembali untuk dikembangkan.

NB : terkait pemahaman tentang potensi, minat dan motivasi silakan dibaca di jawaban saya atas 
 
Selamat Sore Salsabila Putri Mahendra dari SMA MUTIARA 17 Agustus.
Semoga selalu Berbahagia dan Merdeka.

Pertanyaan : 
Bagaimana cara kita untuk mengontrol keegoisan dalam diri kita agar mampu menjadi sosok yang mempunyai karakter yang kooperatif?

Usahakan untuk tetap konsisten bergabung dalam kegiatan2 sosial yang bermanfaat dan tanpa pamrih. 
Jangan takut untuk mengambil peran apapun. Dengan begitu, anda akan belajar bertanggung jawab dan merasakan semua posisi yang pernah diperankan orang lain. Ketika anda sudah kenyang pengalaman dan paham atas setiap posisi atau peran. Maka secara otomatis kepekaan anda semakin terasah, semakin kooperatif dan risih ketika hendak egois.

Dan lagi, 
Tuntutlah diri Anda untuk memberikan manfaat, bukan untuk menerima manfaat. 
Kebahagiaan sejati adalah tentang memberi bukan berharap diberi.

“A rich life is lived from a giving heart not a selfish mind.” — Rasheed Ogunlaru
(Kehidupan yang berharga dihidupkan dari hati yang memberi bukan pikiran yang mementingkan diri sendiri.)

 
Pertanyaannya..
Bagaimana cara seseorang yg belum melek agar peka terhadap bakat atau potensi yg dimiliki?

Jawabannya.

Silakan melek dulu.
Lalu sadari kalau anda belum mandi dan sadari kalau mandi itu penting. Dan Akhirnya mau mandi 😅

Maksudnya, Ketahui dan Sadari bahwa Bakat dan Minat itu penting.
Tanpa hal tsb anda tidak akan mempunyai gairah untuk melakukan segala hal. Karena tidak ada kecondongan dan motivasi.
Setelah itu, berproses lah! 
Coba *lakukan* segala hal yang mungkin bisa kamu lakukan. 
Lakukan eksplorasi, Amati mana yang ternyaman, dan Evaluasi mana yang sepertinya ada bakat disitu atau minat besar disitu. Kemudian Fokuslah dan Jadilah Ahli!

Terus Bergerak, sesekali istirahat untuk kemudian bangkit kembali untuk pergerakan yang lebih lincah.

Pertanyaan:
Apakah bakat juga ada karna bawaan dari orang tuanya ? 
Dan saya kuliah di Lingkungan olahraga, nah bagaimana jika kaka mendapati seseorang yang kurang dalam bakat olahraga nya tetapi ia masuk ke jurusan olahraga ?

Jawabannya

Iya. Ada. Bakat ada yang dari bawaan orang tuanya atau faktor genetik. Tinggal mau apa tidak untuk mengembangkan dan mematangkan bakat tersebut.

Langkah pertama, Syukuri anda sudah masuk di dunia perkuliahan, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama dengan Anda. Anda telah menggenggam sesuatu yang dicita2kan orang lain.
Selanjutnya, jadikan Jurusan tersebut menjadi batu loncatan untuk berproses menemukan bakat yang baru. Karena bakat bisa dibentuk dengan minat yang kuat dan konsisten.

Jika tidak kuat, silakan pindah jurusan. Banyak kasus mahasiswa yang pindah jurusan setelah tahun pertama, tahun kedua, ketiga bahkan tahun2 terakhir. Dan akhirnya mereka mempunyai pengalaman di jurusan sebelumnya sebagai modal untuk mematangkan bakat di jurusan selanjutnya.


Wa'alaikumussalam Wr.Wb.

Selamat Sore Navalisty Titanian Putri, dari Palembang. Kapan- kapan bolehlah saya kira dikirim pempeknya.


Kakak td menjelaskan bahwa seseorang perlu mempelajari cara mengetahui bakat diri sendiri agar bisa mengembangkannya,nah bagaimana cara kita mempelajari nya?

Jawabannya

-Usaha individual
Silakan lakukan segala hal yang mungkin bisa kamu lakukan.
Eksplorasi , dan amati mana yang ternyaman, dan Evaluasi mana yang sepertinya ada bakat dan minat besar disitu.
Fokuslah dan Jadilah Ahli! 

Sebenernya ketika kita sudah banyak bergerak dan berproses maka dengan sendirinya kita akan menemukan petunjuk2 tentang bakat dan minat kita.
الحركة باركة
Dan setiap gerak ada keberkahan.

Hidup itu seperti bersepeda, jika kamu berhenti mengayuh maka   sulit mendapat keseimbangan.
Begitu kurang lebih apa yang dikatakan Albert Einstein.

- Usaha Kooperatif
Cari Psikolog atau pihak yang Ahli. Silakan lakukan Tes Bakat Minat.

Sekian, 
Salam Pempek😉

..

Pertanyannya
kak kalau sampai saat ini saya belum menemukan bakat yang ada, apa artinya saya gak punya bakat kah? Nah kalau bisa bagimana ya caranya untuk menggali bakat yang ada pada diri pribadi?


-Usaha individual
Silakan lakukan segala hal yang mungkin bisa kamu lakukan.
Eksplorasi , dan amati mana yang ternyaman, dan Evaluasi mana yang sepertinya ada bakat dan minat besar disitu.
Fokuslah dan Jadilah Ahli! 

Sebenernya ketika kita sudah banyak bergerak dan berproses maka dengan sendirinya kita akan menemukan petunjuk2 tentang bakat dan minat kita.
الحركة باركة
Dan setiap gerak ada keberkahan.

Hidup itu seperti bersepeda, jika kamu berhenti mengayuh maka   sulit mendapat keseimbangan.
Begitu kurang lebih apa yang dikatakan Albert Einstein.

- Usaha Kooperatif
Cari Psikolog atau pihak yang Ahli. Silakan lakukan Tes Bakat Minat.


Bagaimana cara kita dapat mengetahui bakat kita.  Nah banyak org yg masih bingung dengan bakat nya sendiri?


Masih sama ya😉
-Usaha individual
Silakan lakukan segala hal yang mungkin bisa kamu lakukan.
Eksplorasi , dan amati mana yang ternyaman, dan Evaluasi mana yang sepertinya ada bakat dan minat besar disitu.
Fokuslah dan Jadilah Ahli! 

Sebenernya ketika kita sudah banyak bergerak dan berproses maka dengan sendirinya kita akan menemukan petunjuk2 tentang bakat dan minat kita.
الحركة باركة
Dan setiap gerak ada keberkahan.

Hidup itu seperti bersepeda, jika kamu berhenti mengayuh maka   sulit mendapat keseimbangan.
Begitu kurang lebih apa yang dikatakan Albert Einstein.

- Usaha Kooperatif
Cari Psikolog atau pihak yang Ahli. Silakan lakukan Tes Bakat Minat.



Minat dan Bakat itu Penting.
Dan yang lebih penting lagi adalah "Bermanfaat".
Jangan terlalu lama termenung utk mencari dan menemukan bakat minatmu , hingga kau terlalu lama menutup diri dari kebermanfaatan, kebaikan dan kebenaran.
Diantara tanda kedewasaan adalah mau melakukan suatu hal yang baik dan bermanfaat meskipun  tidak diminati.

Jadilah Berbakat untuk Bermanfaat yang lebih besar.

Sebaik-baik Manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya. 

Salam Cinta dari Malang.🍃

Goresan Pena Part 5






Menurut Suganda, bakat merupakan *benih yang berasal dari suatu sifat yang mana baru akan tampak nyata jika seseorang tersebut mendapat sebuah kesempatan dan kemungkinan untuk dapat mengembangkannya*.

Bila dikaji lebih lanjut, rupanya ada perbedaan bakat dan minat dalam psikologi yang bisa menjadi pedoman untuk mengetahui spesifikasi yang khas dari bakat atau pun minat. Keduanya memang sering dianggap sama atau sulit untuk dibedakan. Ada yang mengatakan bahwa bakat sebenarnya bisa dipupuk, sementara minat akan tergantung sekali dari bakat. Lantas, mana yang sebenarnya benar? Untuk memahami ini, maka kita perlu untuk tahu mengenai perbedaan antara minat dan bakat.

Macam-macam bakat pada umumnya juga identik dengan kemampuan yang dimiliki seseorang sejak ia lahir. Istilahnya, seseorang mungkin memiliki kemampuan tertentu yang sifatnya diwariskan dari orang tuanya. Sementara itu, minat merupakan keinginan dari seseorang untuk mempelajari sesuatu yang sifatnya adalah kesukaan atau favoritnya. Minat dan bakat bila digabungkan akan menjadi hal yang sangat bagus dalam menunjang tujuan dan cita-cita seseorang. Berikut ini adalah perbedaannya.


*1. Bakat Melekat Sejak Lahir*
Sebagaimana telah dijelaskan dalam pembuka, pengertian bakat menurut para ahli memang merupakan sesuatu yang sudah melekat sejak lahir. Seseorang yang lahir dengan bakat akan membawa bakat tersebut dan bahkan kadang-kadang tidak ia sadari sampai ia menemukan suatu hal yang membuatnya sangat menguasai bidang tersebut.

*2. Minat Bisa Timbul Selama Masa Tumbuh Kembang*
Berbeda dengan bakat, pengertian minat menurut para ahli adalah sesuatu yang sifatnya adalah kesukaan. Kesukaan terhadap suatu bidang akan timbul selama masa tumbuh kembang seseorang. Seseorang akan mengembangkan minat ini selama masa tumbuh kembang. Minat bisa saja muncul saat seseorang merasa sangat tertarik untuk mengembangkan kemampuannya di suatu bidang.

*3. Bakat Perlu Dilatih*
Walaupun melekat sejak lahir, bakat bagaimana pun juga tetap perlu dilatih. Bakat yang tidak asah lama kelamaan akan tenggelam dan hilang dengan sendirinya. Artinya, seseorang mungkin harus mulai mengenali bakatnya dan mulai untuk menyukai hal-hal yang ia lakukan sehingga ia bisa sangat terampil dan menguasai bidang yang sesuai dengan bakatnya. Bakat bisa dibilang merupakan suatu bonus yang dimiliki seseorang untuk mendapatkan kemampuan yang khusus dalam bidang tertentu. Seseorang mungkin perlu mempelajari cara mengetahui bakat diri sendiri supaya bisa mengembangkannya.

*4. Minat Bisa Mengalahkan Bakat*
Jangan salah, minat ternyata bisa mengalahkan bakat. Minat yang diasah terus menerus, pasti akan dilatih pula. Kita ambil saja contoh, misalnya seseorang memiliki bakat melukis sementara ia tidak pernah suka dengan kegiatan melukis dan tidak pernah melakukannya. Sementara ada orang lain yang sangat berminat dengan melukis dan terus mengasah kemampuannya. Hasilnya akan sangat jauh berbeda. Orang yang bekerja keras dengan minatnya melukis akan menghasilkan lukisan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan orang yang berbakat tetapi tidak melatihnya.

*5. Bakat Memerlukan Minat*
Bakat dan minat ternyata adalah dua hal yang sama. Perbedaan yang bisa terlihat adalah bakat ternyata memerlukan minat. Tanpa adanya minat, seseorang mungkin tidak akan mengembangkan bakatnya. Ini artinya, minat akan sangat berpengaruh terhadap bagaimana seseorang mampu dalam mengembangkan bakatnya.

*6. Minat Menunjang Bakat*
Karena minat dan bakat saling berhubungan, maka di sini minat akan menunjang bakat. Minat akan memberikan kesempatan seseorang menemukan bakat yang mungkin terpendam. Ini artinya, eksplorasi terhadap diri sendiri sangat diperlukan guna mengetahui seberapa jauh minat yang dimiliki oleh seseorang untuk mengembangkan bakatnya. Kita dapat melihat korelasi antara minat dan bakat di sini.

*7. Bakat Tidak Memerlukan Stimulus*
Mengingat bakat sudah ada sejak lahir, maka perbedaan bakat dan minat dalam psikologi yang bisa kita perhatikan adalah bakat tidak memerlukan stimulus yang intens. Seseorang mungkin akan menguasai bidang begitu saja tanpa perlu banyak latihan karena sudah memiliki bakat tertentu. Stimulus tidak diperlukan dalam jumlah yang intens karena seseorang dengan bakat biasanya sudah akan terbiasa untuk melakukan banyak hal. 

*8. Minat Memerlukan Stimulus*
Berbeda dengan bakat, minat justru membutuhkan stimulus tertentu. Seseorang mungkin akan membutuhkan stimulus terlebih dahulu agar meningkat minatnya terhadap sesuatu. Bila sudah demikian, maka ia bisa mengembangkan minatnya dengan lebih mudah lagi.

Perekat Jiwa Asmara Part 8

Malam semakin larut,  cahaya bulan menyinari langit malam yang gelap gulita. Waktu telah menunjukkan pukul 22.00 wib. Raisa tidak bisa tidur. Ia sangat gelisah karena akhir akhir ini ia sering bermimpi buruk. Oleh sebab itu,  ia tidak dapat tertidur dengan nyenyak meskipun matanya audah

Sudah sangat mengantuk.  Semakin ia mencoba memejamkan matanya ia semakin terjaga.

Karena tidak bisa tidur, raisa memutuskan untuk menonton tv di ruang tengah ditemani dengan segelas susu coklat panas dan beberapa cemilan ringan yang ia ambil dari dalam kulkas. Saat sedang asyik menonton tiba tiba lampu padam. "Ya Ampun.  mati lampu jam segini sungguh menyebalkan." celotehnya meluapkan segala kekesalannya. Sambil mengomel ini dan itu,  ia mencari senter di sekelilingnya sambil meraba raba benda disekitarnya agar ia tidak tersandung saat berjalan.  Ia terus mencari dari laci ke laci lainnya. Tak lama kemudian, akhirnya ia menemukan senternya. Merasa bahagia telah menemukan benda yg dicarinya, ia berteriak kegirangan "yes berhasil" tapi sayang saat hendak akan digunakan senter tersebut tidak dapat ia nyalakan.  Ah...  Sial.  Baterainya habis.  Aku lupa menchargernya. " ujarnya kesal.

Tiba tiba suasana malam itu berubah menjadi sangat mencekam. Kekesalannya kini menjadi ketakutan. Suasana semakin menyeramkan ketika ada suara langkah kaki berjalan menuju ke arahnya. Ia sangat ketakutan badannya gemetar, keringat dingin bercucuran dari kepala dan membasahi dahinya.  Rasa berminat kamit berdoa agar tidak terjadi apa  apa pd dirinya.  Suara langkah kaki semakin dekat, rasa semakin tak dapat mengendalikan rasa takutnya.  Tubuhnya gontai dan hampir terjatuh namun dia tidak jadi terjatuh karena ada sepasang tangan dari arah belakang yang meraihnya. Saat itu juga lampu kembali menyala. "kau tidak apa apa raisa" kata Dani mencoba menyadarkan raisa yang jatuh didalam dekapannya.

Perekat Jiwa Asmara Part 7

Matanya terbelalak kaget setelah melihat isi kotak tersebut tidak sesuai dengan yang iya taruh. "pantas saja raisa marah,  ini bukan kejutan yang aku siapkan."gumannya bingung. Ternyata isinya sebuah origami berbentuk kuda dan satu pack kertas warna yang belum dibentuk origami beserta selembar kertas yang bertuliskan petunjuk dan cara membuat berbagai macam origami.

Dani merasa ada yang janggal. Ia berfikir tidak  mungkin aku salah mengambil kotak hadiah.  Jelas jelas ia melihatnya lebih dulu isinya sebelum membawanya pulang. Dari bentuk dan warna kotaknya juga sama seperti yang dipilihnya. "ini sangat aneh." besok akan kuselidiki terlebih dahulu aku akan memulai penyelidikannya ke toko kue. Lagi lagi aku gagal berbaikan dengan raisa.  Tapi sudahlah,  ini hanyalah kekeliruan aku akan mencobanya lain waktu.  Celotehnya sendiri.

tanpa diketahui ada seseorang yang mencurigakan baru saja keluar dari jendela kaca rumah Dani membawa kotak hadiah yang sama dengan yang dimiliki Dani.

Saturday, March 23, 2019

Perekat Jiwa Asmara Part 6

"apa maksudmu? " tanya raisa tak mengerti. "ini,  aku membelinya khusus untukmu" ujar Dani menunjukkan kotak tersebut. Oh.... Jadi ini darimu. Kau ini sungguh sangatlah kekanak kanakan.  Aku bahkan tidak sudi untuk menerimanya" jelas raisa sembari tersenyum sinis. "kau tidak mungkin menyukainya,  aku bahkan membelinya dengan rasa yang paling kau sukai

Bagaimana mungkin kau menolaknya

Ya sudahlah. Aku malas berdebat denganmu. Kata raisa mengakhiri kemudian ia pergi meninggalkan Dani yang mematung sendirian.  "memangnya apa yang salah" pikirnya dlm hati aku bahkan tidak melakukan kesalahan apapun.  Ini kan hanya sebuah kue" sembari membuka kotaknya.  "A-P-A ini" tanyanya pada diri sendiri tak mengerti.

Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...