Saturday, March 30, 2019

Goresan Pena Part 10

Bedah Buku Menuju Jamaatul Muslimin 



Lemah Krn blm mengupdate isu terkini kaya Palestina, jazirah Arab
Ujung berdakwah ini mau sampai apa? Seperti apa?
Bangkit kebutuhan Islam dengan menunjukkan diri 
Memahami perbedaan itu biasa , memahami gerakan dakwah agar tidak memusuhi Islam sendiri
Fiqih dakwah sebagai metodologi , terbentuk sebagai fikroh
Belum bisa memahami buku ini sebelum Islam adalah hak
Sumuliyatul islam- bukan hanya ibadah saja, kesatuan jamaah sebagai bentuk Islam bukan hanya ibadah.
Runtuhnya khilafah Islam 3 Maret 1924
Pembelaan tegas bukan sekedar belangsungkawa 
Harus ada kesatuan umat yakni seperti piagam Madinah tidak menghapuskan umat yang heterogen melainkan bahasa yang universal secara keseluruhan. Umat Islam memiliki satu kesatuan (wihdatul ummah) keberadaan umat heterogen (wihdatul qiyadah)
Definisi umat bukan sebatas geografis dimanapun negeri itu sudah mengucapkan syahadat maka itulah negeri umat Islam.
Masyarakat Islam memiliki izzahnya sendiri. 
Seluruh umat Islam memiliki kesepakatan untuk satu kepemimpinan.
Menyepakati hukum-hukum apapun yg ada.
Tidak boleh terbersit penolakan akan hukum yg ada di Al-Qur'an. Menerapkan secara tahap
Penjaga agama
Penjaga jiwa
Penjaga kekayaan
Tujuan utama penerapan jinayat- semuanya damai, totalitas,
Bagaimana menciptakan kondisi umat agar membenahi perilaku kriminalitas? Melihat secara fiqih dakwah tidak sekaligus
Ciri khas gerakan Islam di dunia ini? Coraknya? Bukan benar atau salahnya melainkan sesuai dan tidak sesuainya
JT- di India Muhammad Ilyas tahun wafat 1324 hijriah
Ciri fikroh- Sufiyah dengan dakwah dari rumah ke rumah secara sembunyi-sembunyi
Salafi- bagaimana mengembalikan umat Islam secara murni dalam akidahnya dengan menghapuskan syirik, bid'ah, corak perjuangannya tidak kepada politik melainkan pada ta'limnya. 
Hizbut tahrir- syekh Al Bani, Palestina# bagaimana mengembalikan khilafah Islam dengan jalan di luar politik, langsung menyebarkan fikroh dengan berdebat, membangun kesadaran lewat akal
Jamaah Ikhwanul muslimin- Hasan Al banna, 1928 tepat 4 tahun setelah runtuh khilafah
Sumuliyatul islam- Ikhwan itu adalah jamaah yang 8 prinsip

No comments:

Post a Comment

Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...