betapa berat sekali
alur dari cerita ini
begitu banyak amanah dipundakku ini
semangatku mulai terasa kendor setiap hari
adakah ada yang salah di diriku ini
sungguh ingin ku dalami
ilmu agama yang membuatku tak futur kembali
hanya aku tahu saat ini
hanya allah yang mendekati
ketikaku tak sanggup menjalankan ini
allah memberikanku kesempatan untuk menjalani hidup ini
mengisi hari penuh dengan kata illahi
agar sempurna nanti
di padang mahsyar nanti
Saturday, February 23, 2019
Monday, February 18, 2019
PLAYBOY MENCARI MUSUH part 1
PART 1
Selalu ada rasa tiap melewatinya
Ada getaran yang tak mampu dihentikan
Selalu ada kata malu setiap melihat pribadinya
Ada hati ingin tersenyum saat melihat lirikan
Mencoba menebarkan pesona
Namun takut tertimpa bencana
Mencoba mengalunkan suara
Namun takut kehilangan harmoni indah
“Bolehkah ane menikahimu ukhti?” tanya Nail ketika bercermin di dalam kamar.”Sudahlah antum jangan banyak drama gitu deh bro. Kenapa tak langsung antum utarakan apa yang ingin dikate. Menunda-nunda adalah sebuah sebuah keburukan. Lebih baik cepat-cepat. Daripada menunda kemaksiatan memikirkan dirinya-dirinya terus-terusan.!” respon temannya yang melihat sikap nail yang masih bercermin dan mengalunkan syair-syair romantis. “Bukan maksud menunda fi, hanya saja ada alasan tertentu ane tak bisa menikahinya dengan cepat. Bukan juga banyak memikirkannya fi, hanya saja butuh kata-kata yang didoakan agar Allah mengabulkan. Kalaupun dia tak berjodoh sama ane. Tak ape-ape mungkin belum saatnya dan Allah tahu mana yang terbaik fi,” balas Nail sambil membalikkan badan dan berbicara langsung dengan temannya.”ya sudahlah kalau bro tak nak dinasihati. Tak masalah hanya sebuah peringatan. Jangan menghawatiri kalau misalnya dia direbut orang. Gitu aje perkataan ane untuk bro Nail,”balas Kahfi sambil keluar dari kamarnya Nail.
Entah berapa lama lagi harus menunggu
Saat dimana dunia bersatu
Bersatu menuju jalan yang satu
Tak akan tertipu
Akan cobaan yang semakin berdebu
Namun diriku
Yakin akan kedatangan hari itu
Nail sambil melihat ke arah foto yang ada di laci mejanya ketika kahfi pergi dari ruangan kamarnya. “inillah yang harus aku lakukan. Demi sebuah kredo yang tergiang dalam fikiranku. Kami bukanlah orang yang suka berleha-leha, minimalis, dan loyo,”tutur dalam hatinya.
Perjalanan Menuju Kampus
“kamu kenapa nuy?” tanya windi. “Entah aku sedang memikirkan sesuatu. Tetapi, aku tak mengerti apa yang aku fikirkan itu. Aku tak bisa menafsirkan ataupun menemukan hal tersebut,” jawab Nuy dengan misterius. “ikhwan ya? Tak usahlah difikirkan masalah ikhwan. Nanti bila jodoh pasti akan bertemu. Melihat kebingunganmu itu membuat aku berpikir aneh-aneh,”timpal Windi sambil tersenyum. “bukan soal ikhwan Windi. Namun, tentang umat ini mau dikemanakan? Ane tak ingin umat ini menjadi buih di lautan yang menjadi orang yang tak berkualitas. Ane tak ingin umat ini semakin mencintai berita yang tak jelas. Masalah RUU PKS dengan perdebatan calon presiden dan wakil presiden ini menjadi isu yang membuat ane khawatir tentang negara ini! Kemana para pemuda? Kemana para semangat Al-Qur’ani? Kemana…”tegas Nuy yang diberhentikan oleh temannya Windi.
“sudah cukup Nuy. Masalah itu ialah masalah negara. Tak perlulah memikirkan hal seperti itu. Antum juga bukan apa-apa. Antum bukanlah pemimpin dunia ini! Antum juga tak kuasa membela para mujahid di Palestina,syria,Uighur. Lihat keadaan antum sekarang. Antum hanyalah mahasiswa semata yang mengandalkan beasiswa dari negara,”balas Windi dengan nada membentak
“Nah, karena itu Windi. Ane bukanlah apa-apa untuk menjadi pengubah segalanya. Namun, memikirkan umat adalah hal yang harus dikedepankan. Ketika antum berpikiran masih seperti itu. Kapan negara ini maju? Kapan negara ini bersatu? Kapan menjadi pembela kebenaran kalau antum masih berpikiran seperti itu? Memang, ane masih mahasiswa. Namun, mahasiswa bukanlah menjadi seorang yang kuliah dan pulang saja. Kita semua adalah penggerak perubahan itu. Kita adalah para pemuda harapan masa depan. Kita adalah para pemimpin yang akan mengubah dunia gelap ini menjadi dunia penuh cahaya. Bukanlagi pemikiran-pemikiran, bukan lagi perang, bukan lagi perselisihan, bukan saling menggulingkan satu sama lain. Namun, kita harus menjadi aktor perubah dunia itu Windi. Kita punya banyak waktu dan tenaga untuk menjunjung kebenaran itu. Sudah saatnya semangat para pemuda itu bangkit di hati nurani kita. Ayo kita bersatu Windi dengan jalan cinta para pejuang ini. Jalan penuh kenangan. Jalan penuh pengorbanan. Jalan yang memanglah sebuah keharusan. Jalan para pendahulu dulu. Jalan penuh ikatan dan kebersamaan. Menuju tujuan yang satu,” timpal Nuy penuh penghayatan.
“lakukanlah Nuy bila antum sanggup. Perkataanmu terlalu idealis sekali. Sudahlah ane tak bisa melakukan apa yang antum katakan,”balas Windi sambil pergi meninggalkan Nuy sendirian di tengah-tengah perjalanan menuju kampus,”
Di kampus
Kahfi turun dari mobil mewahnya. “Ane adalah Kahfi Ghibran. Seorang pujangga sastra. Seorang bima yang layaknya arjuna para pendahulu kala. Penakluk dunia,”tutur hatinya Kahfi sambil tersenyum.
Engkau adalah gadis yang rupawan
Merah merona dan penuh kasih sayang
Memakai kerudung syar’I nan panjang
Dengan akhlak yang melunakkan
Bolehkah aku menjemputmu
Menjadi sang pendampingmu
Hingga akhir zaman
“fi, kamu ngapain sih? Gak ada kerjaan aslinya,”sinis Windi sambil pergi melewatinya. “memang gak ada kerjaan. Namun, kalau ane tak begini. Ane bisa ketahuan,”ucap hatinya Kahfi sambil memakai kacamata penuh gaya. Nail yang melihat tingkah Kahfi di kampus pun pergi meninggalkannya.
“Hei, bro il. Jangan tinggalin ane sendiri.”panggil Kahfi kepada Nail sambil berlari.
Sesi Curhat Pandangan Mereka dengan organisasi luar kampus
ada apa dengan KAMMI?
Ada apa dengan GAMASIS?
Ada apa dengan FSRM?
Ada apa dengan KHARISMA?
Ada apa dengan LDK?
Ada apa dengan HMI, PMII,GMNII,HTI, ?
Mengapa selalu dipandang negatif?
Antum sehat?
Dulu para pendakwah ini bersatu. sekarang berhimpun dengan tujuan yang berbeda metode. entah adakah harapan kembali. menuju jamaatul muslimin. bukan lagi menuju jamaatul minal muslimin. mencari imam mahdi dikala banyak perselisihan. dikala banyak fitnah bermuncula. mencoba menegakkan malah banayak haluan untuk merubah paradigma. kesana-sini ditebarkan dengan kata-kata yang entah positif atau negatif.
Ada apa dengan GAMASIS?
Ada apa dengan FSRM?
Ada apa dengan KHARISMA?
Ada apa dengan LDK?
Ada apa dengan HMI, PMII,GMNII,HTI, ?
Mengapa selalu dipandang negatif?
Antum sehat?
Dulu para pendakwah ini bersatu. sekarang berhimpun dengan tujuan yang berbeda metode. entah adakah harapan kembali. menuju jamaatul muslimin. bukan lagi menuju jamaatul minal muslimin. mencari imam mahdi dikala banyak perselisihan. dikala banyak fitnah bermuncula. mencoba menegakkan malah banayak haluan untuk merubah paradigma. kesana-sini ditebarkan dengan kata-kata yang entah positif atau negatif.
Puisi yang tak selesai
Selalu ada saat dimana hati berlabuh
menjaga rasa syukur dan selalu bertabuh
dunia dikala kau jatuh
harus tetap istiqamah
entahlah selalu begini
puisi yang tak memberi arti
hanya sedikit yang diberi
agar hati selalu terhiasi
menghiasi diri
dengan tilawah setiap hari
mencoba menjaga hati
dikala nanti sedang sendiri
menjaga rasa syukur dan selalu bertabuh
dunia dikala kau jatuh
harus tetap istiqamah
entahlah selalu begini
puisi yang tak memberi arti
hanya sedikit yang diberi
agar hati selalu terhiasi
menghiasi diri
dengan tilawah setiap hari
mencoba menjaga hati
dikala nanti sedang sendiri
Menjaga Semangat Dikala Sendirian
Ketika rasa futur menyerang hati
Ketika rasa emosi menyerang batin
Ketika rasa dipuji semakin meninggi
Hanya Allahlah pengubah hati
Tertulis target dalam goresan pena
Terbenak akan nilai sebuah tujuan
Teringat akan nilai kemanfaatan
Hanya Allahlah yang mampu meluruskan
Terlihat senang walaupun masalah menumpuk
Terlihat sedih walaupun kesenangan menghampiri
Percobaan semakin mengubah pola pikir
Hanya sejarah nabi yang memberikan teladan banyak
Rindu akan sebuah nasihat dari setiap ibrah
Ibrah yang diambil dalam kegiatan
Bukan sedih tetapi agar tidak gundah
Melawann rasa futur dan berjihad menyerang nafsu
Subscribe to:
Posts (Atom)
Suka dalam Diam
Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...
-
Orang mencari sekedar yang manis Tak mencari rasa pahit Dikala kenangan itu terasa kritis Maka akan dibuang habis Entah.. ...
-
sudah tanggal 20 namun tak ada kabar yang muncul. apakah aku bisa ke turkey? aku tak memiliki apapun hanya Allahlah yang memiliki segalanya....
-
Catatan 26-28 April 2019 Ketika menjadi panitia youth leadership training ini aku mengambil sebuah hikmah yang saat itu aku sedih...














