Tuesday, October 30, 2018

Meraih Cahaya Illahi Dalam Bingkai Kehidupan









Ya Allah
Terangilah dunia ini dalam naungan dan cahayamu
Musnahkan segala kemaksiatan dan kebatilan ini
Berikan hidayah kepada orang-orang yang membenci
Berikan cahaya agar mereka masuk dalam ketaatanmu
Ya Allah
Aku rindu akan kasih sayangmu
Dalam menjagaku setiap saat
Dan jagalah orang-orang muslim agar mereka kembali padamu
Tak banyak yang aku ingin katakan
Tak banyak yang ingin aku serahkan
Karena hanya kepadamu aku kembali
Entah ketika sepi atau bersamai
Rasanya aku selalu malu
Ketika aku belum melakukan apapun untuk dunia ini
Untuk umat ini
Ataupun dari lingkup kecil sekalipun
Biarkanlah tulisan ini merajuk rasa cinta kalbu
Kepada sang maha kuasa
Agar merasa terbenam dalam hanyutan illahi
Ketika hati benar-benar dituntun oleh illahi
Ia takkan pernah berhenti
Sampai bertemu rabbi untuk meridhoi
Segala aktivitas yang menyibukkan diri

Menjadi Sebaik-Baik Muslim





Cita-cita seorang muslim
Yang ingin bertempur bersama kekuatan muslim
Dalam naungan dan pertologan Allah
Yang takkan pernah kalah
Menjadi pribadi muslim yang ingin bertemu
Bertemu bersama imam mahdi
Disanalah kita muslim berdiri
Untuk menciptakan apa yang Allah telah janji
Janji Allah takkan pernah bohong
Janji Allah juga yang membuat muslim bertahan
Entah ada ruh apa yang merasuk dalam kalbu ini?
Entah siapa yang menciptakan semua ini?
Mungkin berasal dari hati nurani
Yang sangat kecil dan tak terlihat
Tapi bagaimanapun itulah pejuang yang tak pernah mati
Mati untuk tidak digoyahkan
Walaupun godaan semakin menghadang
Para pejuang akan tetap bertahan
Karena Allah pasti menang

Sunday, October 28, 2018

Menjaga Perasaan Hati



Ketika haluan mengubah gagasan
aku sendiri menyatu dalam kebersamaan
mencari rasa syukur dan keridhoan
tiada rasa lelah kalau tanpa keihlasan
merasakan kebahagiaan dalam kenyamanan alam
meresapi dan menghayati dalam kalbu
ketika hati berseru
didalam rasa rindu
menginginkan sesuatu yang tak pernah sendu
menahan marah dalam rasa hatiku
jadikanlah rasa itu menggebu
menghilangkan rasa jemu
dengan istighfar setiap hari
karena disitu akan terasa terisi
menghias wajah dengan tersenyum tiap hari
karena ada allah di samping diri iniJaga

Thursday, October 25, 2018

Pertanyaan Penuh Emosi

ada apa dengan bendera ini?
semua orang menginginkan mati dalam keadaan seperti ini
mengucapkan kata yang ada dalam bendera ini
kenapa harus diperdebatkan?
apa yang harus diperdebatkan?
tiada orang yang tahu ketika melihat bendera ini
apa yang dipikirkan sebenarnya
tidak ada yang tahu kawan.
ada yang membangkitkan
ada yang menjatuhkan
ada yang biasa-biasa saja
kita termasuk ke mana?
yang kokoh saja barisannya mudah keadu domba
apalagi yang gak kokoh
percaya ini percaya itu
kita lagi krisis kepercayaan
kepercayaan semakin mengurang
barisan semakin melemah
akhirnya musuh menghasut dari belakang
agar kita saling menjauhkan
atau saling menyelisihkan
mereka tidak ingin kalau kita kokoh dalam pertahanan
mereka tidak ingin kalau kita berada dalam kerukhaniyah yang mendalam
mereka tak ingin itu
hanya satu tujuan mereka mengacak-ngacak dalam barisan
mereka berdebat bukan karena ingin ilmu
mereka berdebat hanya untuk mengubah pola pikir kita
agar kita bisa disepahamkan dengan fikirannya
mereka tidak ingin kita berpegang teguh dalam keyakinan
makanya mereka lewat dari belakang
karena mereka takut lewat depan
karena bila di depan semua akan disatukan dalam ikatan iman
dijatuhkannya pemiimpin dengan propaganda-propaganda yang mendihkan
yang sebenarnya tidak sesuai dengan kenyataan
itulah media yang harus disikapi dengan kebijakan dalam kebenaran
entah mau seperti apa negeri ini?
entah mau seperti apa umat ini?
entah mau seperti apa jika sudah begini?
berapa lama lagi aku harus menunggu
menunggu kalian dalam kesepahaman
mendebatkan perbedaan-perbedaan yang sebenarnya yang dicari ialah persamaan

Dunia Serba Salah





apa sih yang ada dalam fikiran ini?
Selalu mengikuti dari hati
Hanya untuk mencari jati diri
kesana kemari berjalan dan berdiskusi
bukannya konkritisasi
hanya mencari ilmu dalam setiap organisasi
mencari petikan-petikan yang alami
jauh dari hibernasi ataupun ilusi
duh gusti
aku bukan anak-anak lagi
yang selalu diawasi
butuh dinasihati
bukan dengan perkatan yang tak enak hati
sama seperti rasulullah yang menyampaikan kehidupan islami
dengan penuh kerendahan hati
bukan pula yang menyudutkan hati
entah aku yang salah menyikapi


Tuesday, October 23, 2018


Proses Pengembangan Hati Menuju Kehadiran Illahi





Terkadang aku bingung
Akan dunia kehidupan
Tidak pernah bosan
Untuk dibicarakan banyak orang
Berapa banyak lautan yang tenggelam
Tenggelam dalam kehanyutan
Merasa diri paling
Padahal hanya Allah yang selalu melebihkan
Kita tidak pernah sadar
Akan kekuasaan Allah
Memaki-maki orang seenaknya
Memaki-maki akan semua cobaan
Menyayangi orang yang berlebihan
Memaki orang juga berlebihan
Hingga kita tak sadar apa yang kita perbuat
Sebenarnya bukanlah milik kita
Itu semua milik Allah
Semua yang dititipkan dunia hanya titipan
Titipan yang akan kembali pada pemiliknya
Masalahnya adalah bagaimana
Bagaimana kita mempertanggungjawabkannya?
Amanah yang dipikul menjadi beban punggung
Bukan hanya dunia teman
Namun ketika Allah bertanya kepada kita
Apa yang dilakukan semua ini?
Sudah sejauh manakah ketakwaanmu?
Ikhlaskah atau ingin dipujikah?
Duh.. kawan sholih dan sholihah
Sebenarnya kita harus malu kepada sang maha kuasa
Mendapatkan nikmat yang tiada tara
Namun ucapan atau perbuatan seringkali tidak terlaksana
Jadikanlah sebuah pemotivasi
Yang bukan iri dan dengki
Bersaing secara jasmani dan ruhani
Untuk mempertahankan bela diri

Melepas Emosi Bagai Burung Terbang

Melepas Emosi Bagai Burung Terbang


Entah berapa banyak orang yang berkeluarga
Namun hatinya tidak pernah merasakan bahagia
Karena hatinya selalu berada
Dibawah lautannya dunia
Terhanyut dalam emosi
Terbersit dan terbekas di hati
Menuju pangkuan dunia ilusi
Entah karena kekayaan yang membahana
Membuat hati lupa kalau kita orang biasa
Orang yang biasa diluar
Dan diciptakan seperti makhluk luar
Yang kuasanya terbentang Samudra
Melewati lautan yang semakin tergubra
Aku tak pernah menyangka
Kehidupan dunia rasanya seperti memegang api bara
Terluka akan getihan yang menyakitkan
Oleh hati yang tak pernah tersucikan
Melalui kata ini aku persembahkan
Untukmu disana hai kawan
Aku bukanlah orang terbiasa sempurrna
Namun aku terbiasa untuk melatih mencapai kesempurnaan
Karena pada dasarnya aku hanyalah hamba
Yang selalu meminta pada yang maha kuasa
Merasa diri banyak kekurangan dan kesalahan
Semoga bisa terampuni dan terjalin ukhuwah bersama
Menciptakan sebuah dunia yang hidup
Dengan perdamaian dan keadilan
Tunggulah hai kawan
Karena janji Allah tak pernah hilang
Dan itulah yang membuat aku bertahan

Thursday, October 18, 2018

Cahaya Hati Menghiasi Kalbu




sudah lama tak berjumpa dengan kerinduan yang amat dalam. Ketika memaknai sebuah filosofi maupun makna yang terkandung dalam Al-Qur'an. engkau akan merasakan ada ruh yang masuk dalam duniamu. Ketika tidak ada waktu dengan Al-Qur'an akan terasa ada sesuatu yang hilang. bahkan, hingga sakit. Kalaupun ingin kesembuhan membacanya adalah penawar dari segala rasa. Mampu menenteramkan hati dan jasmani.
Entah banyak yang hilang ketika dirasakan dalam bumi ini. mengucap kata dengan bahasa yang tersirat. melalui ruhnya akan tertanamkan sesuatu yang memang kata orang radikal. tapi, sebenarnya itu bukan radikal. hanya kita saja yang tidak mau berpikiran terbuka dan bebas. hanya saja kita tak mampu mengartikan maknanya. bukan, kesombongan melainkan rasa yang dipanggil dalam hati. agar kita mampu membuktikan kebenarannya.
sejatinya, kebenaran memang bukan untuk didebat. melainkan dimaknai secara luas. Ketika melihat keagungan Allah bukan semakin percaya tetapi hati kita tetap sama. mau melihat keagungan atau tidaknya hati kita tetap sama ingin selalu dalam naungannya.

Friday, October 12, 2018

Renungkanlah Wahai Manusia



Renungkanlah Wahai Manusia


Beginilah nasib seorang pujangga
Menjadi bahan hinaan orang-orang berpunya
Tidak pernah ada kiasan semata
Hanya lisanlah yang membuat luka manusia
Berkata kasar seenaknya
Dikarenakan merakalah yang tak punya perasaan
Bagaimana kalau dirinya merasakan hal yang sama
Menjadi posisi yang dihina dan direndahkan
Namun,…
Itu semua tidak membuat aku terperdaya
Karena hinaan hanyalah bahan sesaat
Luka seorang manusia tiada lain seperti genggaman saja
Lebih perih ketika kita dihina oleh yang maha kuasa
Orang senang mencari kesalahan-kesalahan orang
Tampa tahu kalau Allah maha membalikkan
Kasih sayang Allah melebihi manusia
Karena sang penciptalah yang tiada tara
Membangkitkan selalu melalui semangat membara
Dengan ayat yang tertulis dan menjadi pedoman
Seharusnya engkau merenungkan sesuatu
Sesuatu yang tidak diduga
Allahlah sebaik-baik perencana
Memberikan bekas untuk dijadikan pelajaran dan kekuatan
Engkau harus tahu
Bahwa ini hanyalah segelintir dunia yang buruk
Indah dipandang mata dan mengerikan dalam dunia mahsyar



Semangat awal dalam pendidikan memang membuat orang menggebu-gebu untuk melanjutkan. Namun, pendidikan akan kendur dengan sendirinya ketika setiap pelajaran dijadikan tugas dalam beban sebuah pelajaran. Ketika sudah ada rasa malas akan pendidikan. Maka, semua akan punah dalam sekejap saja. Itulah pendidikan yang didasari dengan pengalaman.
Ruang waktu kehidupan semakin berubah. mengobati rasa luka yang tak akan pernah punah. ketika semua berlanjut sudah. namun, aku hanya berlari selangkah demi selangkah. entah, berapa lama terbenak dalam dunia ini. mengapa banyak yang menghilang? entak aku tidak ikhlaskah?atau rasa inginkah? bisakah mendapatkan sesuatu itu?dengan wkatu hanya tinggal beberapa hari lagi. ketika semua merajut kepada duka
aku ingin pergi dan melanjutkan kehidupan dan menghilangkan semua ini. ya allah... apa yang harus aku lakukan. aku tidak bisa menggerakkan hati mereka. aku tidak bisa memberikan apapun kepada islam. aku tidak bisa memimpin dengan baik. aku takut apa yang kulakukan ini ialah dzolim kepada mereka. ya allah berikan aku sebuah bimbingan dengan permasalahan ini menjadi mudah. aku hanya bsa mengatakan alhamdulliah dengan berharap ini segera sirna sudah.

Monday, October 8, 2018

Dzikir, Fikir, dan Ikhtiar



Dzikir, Fikir dan Ikhtiar


Lama aku menunggu
Sebuah kisah menunggu sebuah jawaban
Jawaban akan kepastian
Menantikan jawaban itu untuk mengambil keputusan
Haruskah aku berlari untuk melakukan semua ini
Haruskah aku terhenti ketika tidak ada seorangpun
Yang memberikanku arti akan keharusan
Bolehkah aku berpikir sejenak untuk meraih kebersamaa
Melalui pendekatan dan pertolongan
Aku yakin Allah tidak akan memberikanku kekecewaan
Semoga hari iini adalah awal aku merefleksikan kehidupan islam

Sunday, October 7, 2018

Rindu Akan Hadirnya Jawaban



Rindu Akan Hadirnya Jawaban


Uang bukanlah salah satu jawaban
Namun, mengapa semuanya membutuhkan uang?
Adakah hal terpenting selain itu?
Berikan aku sebuah solusi
Untuk mengatasi hal ini
Terlalu banyak orang dijadikan obsesi
Untuk menarik simpati
Perusahaan-perusahaan dihabisi
Dengan segala pemerasan yang ada
Ditampung dengan berbagai kendala
Entah seberapa yang aku bawa
Untuk umatku hingga akhir masa
Memang hanyalah hamba seorang manusia biasa
Yang tak luput dari masa
Selalu diujung duka
Begitupula dengan rasa gembira serta gundah gulana
Bantulah umat yang sedang menerpa terpaan
Yang menghadang segala percobaan
Berada di garis terdepan
Menjadi solusi di akhir zaman

Friday, October 5, 2018

Carilah Penilaian Allah Bukan Penilaian Manusia



Carilah Penilaian Allah Bukan Penilaian Manusia





Kau tahu rasanya dilema?
Dilema akan dua pilihan
Pilihan itu akan mengarahkan kemana
antara amanah dan perlombaan
Mungkin diantara banyaknya pilihan
Aku akan mengatakan
Wama indallahi khair
Apa yang di sisi Allah lebih baik
Dilema ini jangan membuat kita mengesampingkan
Dalam artian kebersamaan
Yakni menyampingkan hal-hal
Yang bersifat keindividuan
Aku percaya
Jika itu rezeki kita maka rezeki akan menghampiri
Dan tepat pada waktunya
Ambillah keputusan yang benar-benar bijak
Demi maslahat umat
Kalian harus rela mengorbankan
Demi kebenaran dan kedamaian
Walaupun hal tersebut adalah keinginanmu
Allah sedang mengujimu
Apakah kalian bisa mengorbankan keinginan
Demi tercapainya tauhid dalam keseluruhan
Manusia tidak harus tahu seberapa besar pengorbananmu
Yang terpenting ialah Allah yang selalu ada di dekatmu

Thursday, October 4, 2018

Bersama Allah di Semua Musim



Bersama Allah di Semua Musim



Kalaulah Rasulullah saja membutuhkan
Akan adanya peringatan dan pengarahan
Maka akupun sama merasakan
Semua hal yang disebutkan
Apalagi aku hanyalah seorang hamba
Bukanlah seorang rasulullah atau pujangga sejati
Bukanlah seorang pribadi yang tangguh
Namun….
Mencoba mengazamkan kepada hati
Agar selalu bersih hati
Agar selalu memperbaiki diri
Walaupun dalam keadaan sendiri
Bantulah hambamu ini ya rabbi
Ketika semua tidak percaya diri
Akan datangnya pertolongan Allah yang lebih besar
Lebih dari sekedar apa yang diinginkan
Namun…
Allah akan melebihkan dan meninggikan derajat
Ketika hati berkumpul dalam satu hati
Kau akan menemukan kejernihan hati
Ketika kau ingin dibimbingi
Dibimbingi langsung dari cahaya ilahi

Perjuangan Pengambil Resiko Tinggi


Perjuangan Pengambil Resiko Tinggi



Percuma kalau aku bilang tidak lelah
Percuma kalau aku bilang ini baik-baik saja
Percuma kalau aku bilang semangat
Percuma juga kalau aku menggunakan alasan-alasan
Mereka tidak akan mendengarkanmu
Mereka tidak akan melihatmu
Mereka hanya tahu itulah kesalahanmu
Tidak ada kesempurnaan dalam dirimu
Itulah penilaian seorang manusia
Penilaian seseorang banyak yang beda
Namun semua orang tidaklah sama
Akan ada hal yang tidak berguna
Ketika kau terasa memikirkan dunia
Itulah dunia yang menyesatkan
Pembawa kehancuran dan perselisihan
Hanya karena ingin mendapatkan sebuah jabatan
Jabatan yang harus dipertanggungjawabkan
Bukan haus karena kekuasaan
Melainkan sesuatu yang diamanhkan
Dan ingin memperjuangkan
Kalaulah muslim bisa mendapatkan
Akan arti sebuah perjuangan
Dan menarik hati agar mereka tertawan
Tertawan untuk menjadi muslim yang menegakkan
Menegakkan layaknya kafilah yang tak terhentikan
Aku percayakan semuanya
Kepada teman-teman yang senantiasa berjuang
Berjuang untuk selalu mencari keridhoan
Bayangkan..
Kalau semua ini tidak menutup kemungkinan
Muslim insyaallah berdiri dalam kekompakan
Memusnahkan permusuhan dan menegakkan perdamaian

Tuesday, October 2, 2018

Kemana Umat Harus Menelusuri









Kemana Umat Harus Menelusuri



Ya Allah bantulah umat yang kesusahan
Banyaknya umat mengalami penderitaan
Demi menjaga keimanan
Ketika berada di ruang banyaknya perbedaan
Bolehkah diri ini mengungkapkan
Kemanakah harus berjalan?
Menelusuri setiap jejak-jejak kehidupan
Mendengarkan banyaknya perkataan
Perkataan yang mengundang kemaksiatan
Kemanakah harus menetapkan?
Menetapkan sebuah keputusan
Dikala hati dan lisan saling bertentangan
Ingin marah
Namun untuk apa marah?
Marah mengundang banyaknya permusuhan
Bukan sebuah pertemanan dan kawan
Lama tak berjumpa dengan sebuah kedisiplinan
Lama tak berjumpa dengan kekompakan dalam kebersamaan
Banyaknya pekerjaan dilakukan sendirian
Mengandalkan seorang demi mencapai tujuan penilaian
Entah apa yang sedang dipikirkan saat ini
Begitu banyak pengalaman yang mengundang emosi
Namun harus tahan diri
Walaupun banyaknya kesenjangan diantara umat ini

Monday, October 1, 2018

Kobarkan Semangat Bara Api


Kobarkan Semangat Bara Api




Bersama-sama teman seperjuangan
Seperjuangan yang insya allah akan diberi kemudahan
Dalam setiap permasalahan
Semoga ada selalu pertolongan
Tiada yang berkawan
Tanpa ada sebuah pengenalan
Pengenalan akan arti sebuah pengharapan
Aku lihat selalu ada pemimpin yang mengarahkan
Agar selalu berada pada jalan yang tidak penyimpangan
Aku tahu di dunia ini
Tiada yang boleh memuji diri
Karena akan senantiasa dijatuhkan diri
Oleh sang maha illahi
Ayo kawan yang semoga sehati dan sevisi dan misi
Kita satukan ikatan hati
Untuk membangkitkan rasa kepercayaan diri
Tak mudah mengingkari
Kalau kita memanglah makhluk yang diciptakan illahi
Yang senantiasa egoiskan diri
Satukan hati dalam doa 
Agar senantiasa berjua bersama
Salam satu perjuangan

Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...