Thursday, October 18, 2018
Cahaya Hati Menghiasi Kalbu
sudah lama tak berjumpa dengan kerinduan yang amat dalam. Ketika memaknai sebuah filosofi maupun makna yang terkandung dalam Al-Qur'an. engkau akan merasakan ada ruh yang masuk dalam duniamu. Ketika tidak ada waktu dengan Al-Qur'an akan terasa ada sesuatu yang hilang. bahkan, hingga sakit. Kalaupun ingin kesembuhan membacanya adalah penawar dari segala rasa. Mampu menenteramkan hati dan jasmani.
Entah banyak yang hilang ketika dirasakan dalam bumi ini. mengucap kata dengan bahasa yang tersirat. melalui ruhnya akan tertanamkan sesuatu yang memang kata orang radikal. tapi, sebenarnya itu bukan radikal. hanya kita saja yang tidak mau berpikiran terbuka dan bebas. hanya saja kita tak mampu mengartikan maknanya. bukan, kesombongan melainkan rasa yang dipanggil dalam hati. agar kita mampu membuktikan kebenarannya.
sejatinya, kebenaran memang bukan untuk didebat. melainkan dimaknai secara luas. Ketika melihat keagungan Allah bukan semakin percaya tetapi hati kita tetap sama. mau melihat keagungan atau tidaknya hati kita tetap sama ingin selalu dalam naungannya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Suka dalam Diam
Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...
-
Orang mencari sekedar yang manis Tak mencari rasa pahit Dikala kenangan itu terasa kritis Maka akan dibuang habis Entah.. ...
-
sudah tanggal 20 namun tak ada kabar yang muncul. apakah aku bisa ke turkey? aku tak memiliki apapun hanya Allahlah yang memiliki segalanya....
-
Catatan 26-28 April 2019 Ketika menjadi panitia youth leadership training ini aku mengambil sebuah hikmah yang saat itu aku sedih...

No comments:
Post a Comment