Friday, October 12, 2018

Renungkanlah Wahai Manusia



Renungkanlah Wahai Manusia


Beginilah nasib seorang pujangga
Menjadi bahan hinaan orang-orang berpunya
Tidak pernah ada kiasan semata
Hanya lisanlah yang membuat luka manusia
Berkata kasar seenaknya
Dikarenakan merakalah yang tak punya perasaan
Bagaimana kalau dirinya merasakan hal yang sama
Menjadi posisi yang dihina dan direndahkan
Namun,…
Itu semua tidak membuat aku terperdaya
Karena hinaan hanyalah bahan sesaat
Luka seorang manusia tiada lain seperti genggaman saja
Lebih perih ketika kita dihina oleh yang maha kuasa
Orang senang mencari kesalahan-kesalahan orang
Tampa tahu kalau Allah maha membalikkan
Kasih sayang Allah melebihi manusia
Karena sang penciptalah yang tiada tara
Membangkitkan selalu melalui semangat membara
Dengan ayat yang tertulis dan menjadi pedoman
Seharusnya engkau merenungkan sesuatu
Sesuatu yang tidak diduga
Allahlah sebaik-baik perencana
Memberikan bekas untuk dijadikan pelajaran dan kekuatan
Engkau harus tahu
Bahwa ini hanyalah segelintir dunia yang buruk
Indah dipandang mata dan mengerikan dalam dunia mahsyar



No comments:

Post a Comment

Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...