Renungkanlah
Wahai Manusia
Beginilah
nasib seorang pujangga
Menjadi bahan
hinaan orang-orang berpunya
Tidak pernah
ada kiasan semata
Hanya lisanlah
yang membuat luka manusia
Berkata kasar
seenaknya
Dikarenakan
merakalah yang tak punya perasaan
Bagaimana
kalau dirinya merasakan hal yang sama
Menjadi posisi
yang dihina dan direndahkan
Namun,…
Itu semua
tidak membuat aku terperdaya
Karena hinaan
hanyalah bahan sesaat
Luka seorang
manusia tiada lain seperti genggaman saja
Lebih perih
ketika kita dihina oleh yang maha kuasa
Orang senang
mencari kesalahan-kesalahan orang
Tampa tahu
kalau Allah maha membalikkan
Kasih
sayang Allah melebihi manusia
Karena sang
penciptalah yang tiada tara
Membangkitkan
selalu melalui semangat membara
Dengan ayat
yang tertulis dan menjadi pedoman
Seharusnya
engkau merenungkan sesuatu
Sesuatu yang
tidak diduga
Allahlah
sebaik-baik perencana
Memberikan
bekas untuk dijadikan pelajaran dan kekuatan
Engkau
harus tahu
Bahwa ini
hanyalah segelintir dunia yang buruk
Indah dipandang
mata dan mengerikan dalam dunia mahsyar

No comments:
Post a Comment