Sunday, April 14, 2019

Catatan Perjalanan

13 April 2019

kuliahku memang berada di universitas padjadjaran. namun, langkahku menapaki setiap universitas. mengamati setiap langkah penuh makna layaknya ibnu batuta. dimana setiap langkahku bisa mengambil hikmah dan menebar manfaat setiap langkah ini berjalan. kadang aku tidak mengerti apa yang aku lakukan ini? setelah aku berada dalam kerumunan banyak orang rasanya ingin pergi menuju kesendirian. bukan berarti aku membenci kebersamaan. melainkan aku tidak menyukai banyaknya pembicaraan selain pendengaran yang penuh hikmah. siapapun yang menasihati diriku aku menerimanya dengan senang hati.

lalu, Allah menunjukkan jalanku setelah melihat kenyataan di indonesia ini dengan film sex killer yang dimana menyeritakan fakta yang berada di indonesia tidak sesuai dengan undang-undang yang ada. banyak rakyat yang tidak memiliki pencaharian lagi dikarenakan sudah dikuasai dengan perusahaan tambang. kerusakan di dunia semakin merajalela. lingkungan semakin buruk dan hancur.

enaknya menjadi orang yang bermodal. begitu sesuka dirinya merusak mata pencaharian rakyat. enaknya menjadi orang yang bermodal. begitu cepatnya memasukkan orang yang bersalah ke penjara. hanya karena mempertahankan hak tanah miliknya. banyaknya kriminalitas di negeri ini bukan karena orang miskin itu sendiri. melainkan tidak ada rasa memiliki bahwa semua tercipta untuk bersama.

aku tidak sampai selesai menontonnya. dikarenakan membuat hatiku panas melihat fakta di indonesia sekarang ini. terkadang aku ingin menangis. aku belum melakukan apapun untuk umat ini. waktu? harta?tenaga?

hingga aku diajak oleh temenku mengikuti kajian yang berada di aljabar. inilah petikan yang aku ambil di kajian saat itu.
Kajian Satnight di Masjid Al-Jabbar ITB
"Sebentar Lagi Ramadhan"
salimni illa ramadhan (Selamatkan aku ke ramadhan)
wa salimni illa ramadhan (selamatkan bagiku ramadhan)
watusalimni mutaqqobala (selamatkanlah amalan-amalan bagiku di bulan penerimaan)

No comments:

Post a Comment

Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...