Sunday, April 7, 2019

Perekat Jiwa Asmara Part 19

" TIDAK, semua ini salahmu karena kau tidak dapat menjaga rahasia ini dengan baik.  Makanya dia tahu secepat ini. " bentak bapak Ramdan pada Dani.

 "mohon bapak jangan marah dulu.  Terlebih dahulu saya akan mencari tahu mengapa raisa bersikap dingin pada bapak.  Barangkali ada sesuatu ya lain yng mengubah sikapnya. Jelas Dani menenangkan.

 "bapak mohon nak,  raisa tak boleh tahu akan hal ini.  Jika ia tahu bapak bukanlah ayah kandungnya pasti ia akan meninggalkan bapak. Memang bapak hanyalah ayah angkatnya tapi bapak belum siap kehilangannya.  Terlebih harus merelakannya hidup bersama pria yang sembrono dan sombong itu." paparnya dan air matapun mengalir deras dari pelupuk kedua matanya. Jika ia tahu,  seperti apa ayah kandungnya mungkin ia akan sangat terluka. Dan bapak harap itu tak akan pernah terjadi. " harapnya menggenggam tangan dani dengan  erat seolah memberi isyarat agar Dani dapat membuat sikap raisa kembali berbuah ke semula yang hangat,  penuh cinta dan penyayang.

Setelah berbicara panjang lebar dengan pak Ramdan.  Hatinya semakin gundah dan gelisah. Sebab,  menurutnya permintaan pak ramdan terlalu berat untuknya

Ia ragu untuk memenuhi keinginan pak ramdan.

No comments:

Post a Comment

Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...