Sementara itu, raisa sedang asyik mengobrol dengan rio di cafe miami. Rio mengeluarkan semua kata rayuan mautnya untuk terus memikat hati raisa. "meski aku baru mengenalmu tapi aku merasa sudah mengenalmu sejak lama. " ungkap rio. Apakah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama aku sungguh sangat tertarik padamu. Izinkan aku untuk lebih dalam mengenalmu. Ungkapnya lagi. "aku sama sekali tak tertarik padamu. Jadi, jangan pernah mencoba mengenalku lebih dalam. Lagipula aku sudah memiliki suami kecuali kau dapat merebutku dari suamiku. " candanya dengan tertawa ringkas
Kau pasti bergurau iya kan. Merasa tak percaya dengan ucapan raisa. Raisa hanya diam seolah mengiyakan pertanyaannya "What" rio terkejut bukan kepalang. "bagaimana dengan perasaanku raissa aku sudah terlanjur menyukaimu." tuturnya kecewa. Ya mau bagaimana lagi selain melupakan atau membuang perasaan itu jauh jauh. " raisa menyarankan. "appa kau mencintainya? " tanya rio Tib tibA mengungkit perasaannya. Raisa tersedak saat ia meminum setelah mendengar pertanyaan yg dilontarkan kpdanya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Suka dalam Diam
Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...
-
Orang mencari sekedar yang manis Tak mencari rasa pahit Dikala kenangan itu terasa kritis Maka akan dibuang habis Entah.. ...
-
sudah tanggal 20 namun tak ada kabar yang muncul. apakah aku bisa ke turkey? aku tak memiliki apapun hanya Allahlah yang memiliki segalanya....
-
Catatan 26-28 April 2019 Ketika menjadi panitia youth leadership training ini aku mengambil sebuah hikmah yang saat itu aku sedih...
No comments:
Post a Comment