Dani melepaskan pelukan michelle dari tubuhnya. Dani berkata "apa yang kau lakukan ini sudah melampaui batas. Dimana harkat dan martabatmu sebagai seorang wanita. Tidakkah kau pikir yg kau lakukan tadi sungguh memalukan. Kau mencintai pria yg salah. Aku akan melupakan kejadian ini tapi jangan pernah kau mengulanginya lagi. Jika kau melakukan hal ini lagi maka aku tak bisa mentolerinya lagi.
Air mata mengalir dan membasahi pipinya. Ia menangis sejadi jadinya. Dalam hati michelle berkata" tunggu dan lihat nanti, kau akan membayar semua penghinaanmu padaku
Jam menunjukkan pukul 2 siang. Raisa menghela nafas panjang. "aku masih punya banyak waktu sebelum jam 4. Baiklah, selagi menunggu aku akan membersihkan rumah ini." mula mula ia menyapu lantai dan mengepelnya. Setelah itu ia mencuci semua peralatan makan yang kotor, tidak lupa ia memasukkan cuciannya ke mesin cuci. "TADA... Akhirnya selesai juga" teriak raisa bahagia dan menoleh ke arah jam dinding. "Oh My God... Aku bisa telat kalau begini. Aku bahkan belum mandi. " teriak raisa panik karena jam sudah menunjukkan pukul 3.40. Ia hanya mempunyai waktu 20 menit untuk bersiap siap.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Suka dalam Diam
Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...
-
Orang mencari sekedar yang manis Tak mencari rasa pahit Dikala kenangan itu terasa kritis Maka akan dibuang habis Entah.. ...
-
sudah tanggal 20 namun tak ada kabar yang muncul. apakah aku bisa ke turkey? aku tak memiliki apapun hanya Allahlah yang memiliki segalanya....
-
Catatan 26-28 April 2019 Ketika menjadi panitia youth leadership training ini aku mengambil sebuah hikmah yang saat itu aku sedih...
No comments:
Post a Comment