Thursday, May 9, 2019

PART 16 PALYBOY MENCARI MUSUH

PART 16

Nail tersadar dari pingsannya. Ia merasa kepalanya pusing sekali saat ada orang yang memukulnya tadi. Ia terbelalak melihat KTP Kahfi ada disana. Tampa fikir panjang ia langsung berkata sinis di dalam hatinya “pasti yang memukul serta menyusup ke rumahku adalah kahfi. Dasar teman gak tahu diri. Awas kau fi di kampus. Gue akan balas semua yang kau lakukan ini fi.!”
Sesampainya michelle di rumah pohon bersama kahfi
“michelle..michelle..kita sudah sampai!” panggil kahfi membangunkan michelle dari lamunannya.
“mmm.. sudah sampai ya? Maaf fi, mungkin aku terlalu takut ketinggian tadi!” kata michelle mencari alasan. Ia pun melepaskan pegangan kahfi.
“sudah cukup malam, bila kita melanjutkan perjalanan istirahat saja dulu sebentar. Lagipula mereka takkan mungkin mengejar kita disini. Ini begitu tinggi bila mereka memanjatnya mungkin mereka akan jatuh” sahut kahfi.
Michelle hanya menganggukan kepalanya. Namun, dia malah mengsmskan tempat mereka berada pada Ferry.
“tet..tet!”suara sms ferry berbunyi. Ia yang sudah sampai di atas halaman melihat mereka sudah tidak ada.. ia langsung membaca smsnya “maaf Ferry, sepertinya aku tidak akan memberitahukan keberadaanku. Aku membutuhkan waktu untuk mengatakan aku dan dia berada dimana!”
Ferry kesal dengan sikap michelle yang mencari kesempatan dalam kesempitan. Ia langsung melaporkannya pada victoria.
“apa? Mereka sudah tidak ada! Dasar memang dia penghianat. Sudah tak ingin memberitahukan kita. Ayo kita pergi sekarang juga dari sini. Biar kita yang mencarinya sendiri!”bentak victoria.
Mereka pun pergi masuk ke dalam mobil dan mencarinya di sekitar rumahnya kahfi.
Kahfi tertidur lelap karena kelelahan. Michelle yang melihat kahfi tidur. Ia langsung membuka buku hariannya lagi dari halaman pertama.
Hari ini adalah hari terindah bagiku. Walau aku masih 5 tahun bekerja tetapi aku mengerti sekarang. Ayahku memberikan aku rumah superbesar untuk menyimpan banyak rahasia disana. Aku tidak tahu sikap ayah yang begitu mempercayaiku. Begitu baik, aku kagum padanya jadi pengen tahu apa sih yang dikerjakan ayahku??
Tiba-tiba suara datang mengejutkan michelle. “michelle, ayo cepat turun dari sini!” kata tio arie dari bawah pohon.
Michelle melihat kebawah. Ia pun berkata pada tio.”apaan sih tio? Darimana kau tahu aku disini?”
“cepatlah masalah itu tidak penting biar kujelaskan nanti jangan sekarang dan jangan bangunkan kahfi biarkan dia disana!” teriak tio.
“aku gimana turunnya! Ini tinggi banget tio!” ucap michelle takut.
“pakai tali disebelahmu. Lalu kau turun pelan-pelan!”teriak tio lagi.
Akhirnya mereka pun pergi meninggalkan kahfi sendirian di rumah pohon. Kahfi terbangun dari tidurnya. Ia sadar bahwa michelle sudah tidak ada tadi ia melihat tas dan buku yang tergelatak disamping kahfi.

No comments:

Post a Comment

Suka dalam Diam

Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...