Kahfi memegang tangan michelle dan membawanya ke taman. "aku mau bicara denganmu soal kemarin. kenapa kau tinggalkan aku sendiri di rumah pohon dan kenapa farul ada disana?" tanya kahfi serius.
"kemarin, aku tidak meninggalkanmu. kau yang meninggalkan aku disana sendirian. masalah farul aku ngak tahu dia kenapa udah ada disana. ngasih tahu keberadaan kita juga ngak!" jawab michelle berbohong.
"aku tahu kamu pasti menyembunyikan sesuatu dariku kan?" apa kau seorang mata-mata yang ingin mencelakaiku?" sinis kahfi menatapnya tajam.
"aku ingin memberitahukan semuanya padamu fi, tapi aku ngak bisa melakukan itu semua!" ucap hatinya michelle
"kenapa diam? apa yang dikatakanku itu benar?"
"tidak.. itu semua tidak benar! memang ya, kau tidak akan pernah mengerti perasaanku bagaimana sekarang? kau hanya mememntingkan dirimu sendiri. aku benci padamu fi!" bentak michelle sambil melepaskan tangan kahfi dan pergi meninggalkannya.
"aku mengerti perasaanmu michelle. tapi, aku harus menjauhimu untuk membuktikkan bahwa kau bukan orang yang sedang aku fikirkan!" ujar hatinya kahfi.
kahfi melirik ke arah bangku di taman. ia melihat sebuah kotak.
"kotak itu isinya apa ya?" mmm.. apa jangan-jangan yang dibicarakan nail tadi!" kata kahfi seraya mendekati kotak itu.
"wah.. isinya permen, apa jangan-jangan permen obat penyembuh ingatan itu, coba ah!"tuturnya sembari melahap permennya
"michelle.. michelle kau dimana?" teriak kahfi pada michelle di halaman rumahnya.
"aku disini fi!" sahut michelle dari belakang.
kahfi menoleh ke belakang. ia langsung memegang kedua tangan michelle. kau tidak apa-apa kan? aku cemas melihatmu tidak ada disana. aku pikir kau sudah dibawa tio tadi. aku takut kau kenapa-napa!" jelas kahfi cemas.
"jika kau takut aku kenapa-napa. kenapa tidak kau lamar saja aku? agar aku dilindungimu setiap saat!"
"maafkan aku michelle, aku tidak bisa melamarmu. carilah pengganti diriku yang jauh lebih baik. aku yakin kau bisa melupakan aku. hari ini atau hari seterusnya. ini adalah pertemuan terakhir bagi kita. jagalah dirimu!"
Tuesday, May 14, 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Suka dalam Diam
Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...
-
Orang mencari sekedar yang manis Tak mencari rasa pahit Dikala kenangan itu terasa kritis Maka akan dibuang habis Entah.. ...
-
sudah tanggal 20 namun tak ada kabar yang muncul. apakah aku bisa ke turkey? aku tak memiliki apapun hanya Allahlah yang memiliki segalanya....
-
Catatan 26-28 April 2019 Ketika menjadi panitia youth leadership training ini aku mengambil sebuah hikmah yang saat itu aku sedih...
No comments:
Post a Comment