kalau pun ada kata buruk mengenai islam bukan islam yang salah. namun, asli dari kesalahan kita sebgai generasi muda yang seharusnya berpikir lebih strategis untuk umat muslim ini. sampai dimanakah batasan pemikiran islam? sampai dimanakah kita punya kebebasan untuk berpikir? bukankah kebebasan dibatasi oleh iman. kalau mau menerobos dari batas itu. maka berhentilah menjadi muslim. kebenaran itu datangnya dari Allah , maka banrangsiapa yang mau beriman maka beriman dan barangsiapa yang memilih sebaliknya boleh membangkang dengan segala risikonya
kita sebagai manusia haruslah meyakini islam dan Al-Qur'an adalahkarya mahabesar dari pencipta dan kalau hendak memahaminya haruslah melengkapi diri dengan berbagai ilmu yang sesuai dengan Al-Qur'an sendiri. tidak mudah dan harus dibahas generasi demi generasi karena otak kecilnya tidak akan dapat memahami pikiran Allah sebagai penciptanya.
seharusnya kita mendalami maslah agama dulu kemudian baru menilai kebudayaan sehingga kebudayaan dapat diseleksi dengan ajaran agama kita. namun kenyatannya para pembaharu islam lebih menonjolkan kebudayaannya dibandingkan agama dulu sedangkan agamanya tipis maka agama hanya sebgai legitimasi dari kebudayaan itu sendiri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Suka dalam Diam
Senyumannya masih terbayang dalam fikiranku. Senyum manis yang tersirat ketika ia bertemu denganku. Ketika bersama dengannya jantungku berde...
-
Orang mencari sekedar yang manis Tak mencari rasa pahit Dikala kenangan itu terasa kritis Maka akan dibuang habis Entah.. ...
-
sudah tanggal 20 namun tak ada kabar yang muncul. apakah aku bisa ke turkey? aku tak memiliki apapun hanya Allahlah yang memiliki segalanya....
-
Catatan 26-28 April 2019 Ketika menjadi panitia youth leadership training ini aku mengambil sebuah hikmah yang saat itu aku sedih...
No comments:
Post a Comment